Nasional

KAI Commuter Blacklist Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di KRL Nambo

KAI Commuter akan memasukkan terduga pelaku pelecehan seksual di dalam kereta rel listrik (KRL) relasi Jakarta Kota-Nambo ke dalam daftar hitam atau blacklist. Langkah tegas ini diambil sebagai respons atas insiden yang melibatkan seorang penumpang wanita yang melawan terduga pelaku di dalam gerbong.

Penerapan Sistem CCTV Analytic

Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, menjelaskan bahwa identitas pelaku akan dimasukkan ke dalam database CCTV analytic. Teknologi ini memiliki kemampuan untuk merekam dan mengenali wajah seluruh pengguna Commuter Line di wilayah Jabodetabek.

“Kami akan mem-blacklist para pelaku kriminalitas baik di dalam Commuter Line ataupun di stasiun termasuk pelaku kekerasan seksual,” ujar Leza melalui keterangan tertulis pada Senin (4/5/2026).

Kronologi dan Penanganan Petugas

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, mengonfirmasi bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Senin (27/4) pukul 19.07 WIB. Insiden berlangsung di dalam Commuter Line Nomor 1526 relasi Jakarta Kota-Nambo saat kondisi gerbong dipenuhi penumpang.

Petugas pengamanan yang berada di dalam rangkaian kereta segera bertindak setelah menerima laporan dari pengguna jasa lainnya. Terduga pelaku kemudian diamankan dan diturunkan di Stasiun Cibinong untuk penanganan lebih lanjut.

Aksi Perlawanan Korban

Dalam rekaman video yang viral di media sosial, korban terlihat emosional dan menjambak pria yang diduga melakukan pelecehan. Meskipun sempat ditegur oleh penumpang lain karena aksinya, korban tetap meluapkan kekesalannya karena merasa dilecehkan secara fisik.

“Kalau Ibu nggak ngerasain diam aja. Ibu mau digesek-gesek sama orang?” ujar korban dalam rekaman video tersebut.

Pihak terduga pelaku sempat membantah tuduhan tersebut saat dikonfrontasi oleh korban. Namun, KAI Commuter tetap memproses laporan tersebut sebagai bagian dari komitmen menjaga keamanan dan kenyamanan penumpang.

Layanan Pengaduan Penumpang

KAI Commuter mengimbau seluruh pengguna untuk segera melapor kepada petugas di lapangan apabila melihat kejadian atau tindakan yang mencurigakan. Perusahaan menjamin bahwa setiap laporan akan ditindaklanjuti secara cepat oleh petugas pengamanan.

Selain melapor secara langsung, pengguna juga dapat melaporkan tindakan tidak etis atau kriminalitas melalui akun media sosial resmi KAI Commuter serta layanan call center 121.