Layanan kecerdasan buatan (AI) Claude milik Anthropic kembali mengalami gangguan signifikan pada Selasa, 3 Maret 2026, siang WIB, menyebabkan jutaan pengguna global tidak dapat mengakses platform. Insiden ini menandai gangguan kedua dalam dua hari terakhir, memicu kekhawatiran tentang stabilitas infrastruktur AI di tengah lonjakan permintaan.
Kronologi dan Dampak Global
Gangguan dilaporkan mulai terjadi sekitar pukul 11.00 WIB, dengan lonjakan laporan di situs Downdetector.com mencapai hampir 3.000 dalam waktu singkat, kemudian sedikit menurun menjadi sekitar 2.000 laporan pada pukul 12.17 WIB. Pengguna dari berbagai wilayah, termasuk Indonesia, India, dan Jepang, mengeluhkan ketidakmampuan untuk login atau mengakses layanan Claude.ai baik melalui desktop maupun perangkat mobile. Halaman status resmi Anthropic mengonfirmasi adanya “error” dan menampilkan pesan “Claude Will Return Soon”, mengindikasikan upaya perbaikan sedang berlangsung.
Insiden ini bukan yang pertama dalam waktu dekat. Sehari sebelumnya, pada Senin, 2 Maret, Anthropic juga menghadapi gangguan serupa yang memengaruhi Claude.ai, Claude Code, dan model terbaru mereka, Claude Opus 4.6, sebagaimana dikutip dari Cnet.
Implikasi Industri dan Tantangan Skalabilitas AI
Gangguan berulang pada layanan Claude menyoroti tantangan krusial dalam skalabilitas dan keandalan infrastruktur AI generatif yang semakin kompleks. Di tengah persaingan ketat dengan model AI lain seperti ChatGPT dari OpenAI dan Gemini dari Google, stabilitas layanan menjadi faktor penentu kepercayaan pengguna dan adopsi korporat.
Anthropic sebelumnya melaporkan lonjakan permintaan yang signifikan terhadap layanan Claude, sebuah indikasi pertumbuhan pesat namun juga potensi tekanan pada sistem. Meskipun penyebab teknis spesifik dari gangguan ini belum dirinci oleh Anthropic, insiden tersebut menggarisbawahi pentingnya arsitektur yang tangguh dan strategi mitigasi risiko yang efektif untuk menjaga operasional layanan AI 24/7.
Dampak dari downtime tidak hanya terbatas pada ketidaknyamanan pengguna individu, tetapi juga dapat memengaruhi alur kerja bisnis yang mengintegrasikan Claude dalam operasional mereka, mulai dari dukungan pelanggan otomatis hingga pengembangan perangkat lunak.