Ajang Mandalika Kartini Race 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian Festival of Speed 2026 resmi digelar bersamaan dengan kompetisi internasional GT World Challenge Asia. Kompetisi ini menandai tonggak penting perkembangan motorsport nasional sekaligus mempertegas inklusivitas gender di arena balap.
Dukungan Pegadaian untuk Pemberdayaan Perempuan
PT Pegadaian memberikan dukungan nyata terhadap ajang ini sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam memberdayakan perempuan di sektor otomotif. Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil VII Denpasar, Edy Purwanto, menyebut partisipasi ini sejalan dengan semangat emansipasi modern yang relevan dengan perkembangan zaman.
“Pegadaian mendukung semangat emansipasi wanita melalui Mandalika Kartini Race 2026. Kegiatan ini menjadi simbol nyata emansipasi perempuan di dunia otomotif. Tidak hanya menghadirkan kompetisi yang kompetitif, tetapi juga membuktikan performa, keberanian, dan keandalan perempuan Indonesia dalam menghadapi tantangan di lintasan,” ujar Edy.
Direktur Pemasaran, Penjualan, dan Pengembangan Produk PT Pegadaian, Selfie Dewiyanti, menambahkan bahwa dukungan perusahaan berfokus pada penguatan peran perempuan dalam industri otomotif. Kolaborasi ini dirancang sesuai dengan strategi perusahaan dalam menghadirkan layanan yang relevan bagi perempuan modern.
“Kami melihat potensi besar perempuan untuk berkembang di berbagai sektor, termasuk otomotif. Melalui partisipasi dalam Mandalika Kartini Race 2026, kami ingin mendorong kepercayaan diri serta membuka lebih banyak peluang bagi perempuan untuk berprestasi di bidang yang selama ini belum banyak terwakili,” tegas Selfie.
Selfie juga berharap ajang ini mampu menjadi inspirasi bagi perempuan Indonesia agar berani mencoba hal baru serta aktif berkontribusi dalam pembangunan ekonomi nasional.
Penguatan Ekosistem Balap Inklusif
Mandalika Kartini Race 2026 memperkuat ekosistem motorsport yang inklusif melalui program Women in Motorsport. Program inisiatif Ikatan Motor Indonesia (IMI) ini dipimpin oleh Alexandra Asmasoebrata untuk periode 2025-2030 dengan fokus regenerasi pembalap perempuan dan edukasi melalui kampanye Girls on Track.
Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Priandhi Satria, menegaskan bahwa acara ini menjadi wujud nyata komitmen pembukaan peluang karier balap bagi perempuan.
“Kami melihat potensi besar dari para pembalap perempuan Indonesia, baik yang telah berpengalaman maupun generasi muda. Melalui ajang ini, kami ingin menciptakan ruang kolaborasi, pembinaan, dan inspirasi agar semakin banyak talenta perempuan yang mampu bersaing, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga internasional,” kata Priandhi.
Daftar Pembalap dan Promosi Pariwisata
Selain menjadi ajang pembuktian prestasi, kompetisi ini berfungsi sebagai sarana strategis untuk mempromosikan pariwisata Indonesia melalui eksposur global kegiatan motorsport di Mandalika.
Sejumlah pembalap perempuan terbaik Tanah Air dipastikan berpartisipasi dan turun langsung ke lintasan. Nama-nama tersebut meliputi Alexandra Asmasoebrata, Clio Tjonadi, Alinka Hardianti, Ine Rosdiana, Belove Athaya, Audya, Anjani Harjo, Vivit Fariana, serta Patricia Revalina Purnomo.