MEXICO CITY – Operasi keamanan berskala besar oleh otoritas Meksiko pada Minggu (22/2/2026) berhasil melumpuhkan Nemesio “El Mencho” Oseguera Cervantes, pemimpin Jalisco New Generation Cartel (CJNG), salah satu organisasi kejahatan terorganisir paling berbahaya di dunia. El Mencho dilaporkan tewas setelah bentrokan sengit dengan pasukan bersenjata Meksiko di Tapalpa, negara bagian Jalisco. Insiden ini memicu gelombang kekerasan sporadis di beberapa wilayah, menyoroti kapabilitas disrupsi jaringan kriminal tersebut.
Kematian El Mencho menandai puncak dari strategi penegakan hukum Meksiko yang menargetkan pemimpin kartel berprofil tinggi. Peristiwa ini diperkirakan akan memicu pergeseran dinamika kekuasaan dalam lanskap kejahatan terorganisir di Meksiko, dengan potensi fragmentasi atau perebutan wilayah.
Strategi Penargetan Pemimpin Kartel dan Dampaknya
Penumpasan El Mencho menambah daftar panjang gembong narkoba yang telah dilumpuhkan otoritas Meksiko dan Amerika Serikat dalam dua dekade terakhir. Strategi ini, yang dikenal sebagai kingpin strategy, bertujuan untuk memenggal kepemimpinan kartel guna mengganggu operasional dan rantai pasokan narkotika.
Sebelumnya, pada Juli 2024, Ismael “El Mayo” Zambada, salah satu pemimpin Kartel Sinaloa, ditangkap di dekat El Paso, Texas, Amerika Serikat. Penangkapan ini terjadi bersamaan dengan penahanan Joaquin Guzman Lopez, putra dari Joaquin “El Chapo” Guzman, yang kemudian menuduh Zambada menculiknya dan menyerahkannya kepada agen AS.
Pada Januari 2023, Ovidio Guzman Lopez, putra lain dari “El Chapo”, kembali ditangkap di Culiacan, Sinaloa. Penangkapan ini menyusul insiden pada Oktober 2019 di mana ia sempat ditahan namun kemudian dibebaskan atas perintah Presiden Meksiko saat itu, Andres Manuel Lopez Obrador, demi menghindari eskalasi kekerasan yang lebih luas.
Daftar Operasi Keamanan Terhadap Tokoh Kunci Kartel
Serangkaian operasi keamanan juga telah menargetkan tokoh-tokoh kunci lainnya:
- Rafael Caro Quintero: Dibekuk Angkatan Laut Meksiko pada Juli 2022. Ia divonis atas penculikan dan pembunuhan seorang agen antinarkotika AS pada 1985.
- Joaquin “El Chapo” Guzman: Dijatuhi hukuman penjara seumur hidup pada Juli 2019 di AS atas tuduhan memimpin organisasi kriminal yang menyelundupkan berton-ton narkoba. Ia sempat melarikan diri dari penjara dengan keamanan maksimum pada Juli 2015 sebelum ditangkap kembali pada Januari 2016.
- Servando “La Tuta” Gomez: Salah satu buronan paling dicari, ditangkap Polisi Federal Meksiko pada Februari 2015.
- Miguel Angel Trevino Morales (“Z-40”): Pemimpin Kartel Los Zetas, ditangkap di Meksiko utara pada Juli 2013.
- Heriberto Lazcano (“El Lazca”): Pendiri dan pemimpin utama Los Zetas, tewas terbunuh oleh Marinir Meksiko pada Oktober 2012.
- Salvador Alfonso Martinez Escobedo: Pemimpin regional Zetas, ditangkap Marinir Meksiko pada Oktober 2012.
- Ivan Velazquez (“El Taliban” atau “Z-50”): Bos Zetas, ditangkap di Meksiko tengah pada September 2012.
- Jorge Eduardo Costilla Sanchez (“El Coss”): Pemimpin utama Kartel Teluk, dibekuk Marinir Meksiko pada September 2012. Otoritas AS menawarkan hadiah 5 juta dollar AS untuk penangkapannya.
- Nazario Moreno (“The Craziest One”): Pemimpin La Familia, ditembak mati pada Desember 2010.
- Ezequiel Cardenas (“Tony Tormenta”): Bos Kartel Teluk, tewas dalam baku tembak pada November 2010.
- Edgar “La Barbie” Valdez: Pemimpin Kartel Beltran Leyva, ditangkap dekat Mexico City pada Agustus 2010.
- Ignacio “Nacho” Coronel: Salah satu pemimpin utama Kartel Sinaloa, tewas pada Juli 2010 setelah tentara Meksiko menyerbu sebuah rumah di Zapopan.
- Arturo Beltran Leyva: Tewas pada Desember 2009 dalam baku tembak di Cuernavaca.
Analisis mengenai pergerakan militer dan operasi keamanan ini didasarkan pada laporan intelijen publik dan pernyataan resmi Kementerian Pertahanan Meksiko serta lembaga penegak hukum Amerika Serikat yang dirilis secara berkala.