Meta Platforms Inc. secara resmi mempertegas dominasi Nvidia dalam ekosistem kecerdasan buatan mereka melalui kesepakatan pengadaan chip AI berskala masif. Langkah ini sekaligus menepis spekulasi pasar yang menyebut induk perusahaan Facebook tersebut akan beralih ke Tensor Processing Unit (TPU) milik Google atau sepenuhnya bergantung pada pengembangan chip internal yang sempat dikabarkan mengalami kendala teknis.
Ekspansi Masif: Dari Blackwell hingga Arsitektur Rubin
Dalam kesepakatan jangka panjang yang diumumkan pada pertengahan Februari 2026, Meta berkomitmen untuk mengadopsi jutaan unit Graphics Processing Unit (GPU) terbaru Nvidia. Pengadaan ini mencakup arsitektur Blackwell yang saat ini menjadi standar industri, serta arsitektur generasi berikutnya, Rubin, yang baru saja diperkenalkan pada ajang CES 2026 di Las Vegas.
Investasi ini bertujuan untuk memperluas kapasitas pusat data Meta guna mendukung pengembangan model bahasa besar (LLM), sistem rekomendasi yang lebih presisi, dan integrasi agen AI pada platform WhatsApp, Instagram, serta Threads. Meski nilai transaksinya dirahasiakan, skala pembelian ini menegaskan posisi Meta sebagai salah satu pelanggan utama yang menyokong pendapatan besar Nvidia di sektor pusat data.
Terobosan CPU: Debut Grace dan Vera di Pusat Data Meta
Hal yang paling menarik dari kesepakatan ini adalah pengadopsian CPU Grace berbasis Arm secara mandiri dalam skala besar. Berbeda dengan konfigurasi tradisional yang selalu memasangkan CPU dengan GPU, Meta mulai memanfaatkan efisiensi daya Grace untuk beban kerja backend dan manajemen basis data intensif.
Spesifikasi Teknis Vera CPU
Nvidia juga memperkenalkan Vera CPU sebagai penerus Grace yang dirancang khusus untuk agentic reasoning—kemampuan AI untuk merencanakan dan bertindak secara otonom dalam jangka panjang. Berikut adalah rincian teknis utama dari Vera CPU yang akan mulai masuk ke pusat data Meta pada 2027:
| Fitur Utama | Spesifikasi Teknis |
|---|---|
| Arsitektur Dasar | Armv9.2 |
| Jumlah Core | 88 Core Olympus (Nvidia Custom) |
| Konektivitas | NVLink-C2C High-Speed |
| Fokus Performa | Agentic Reasoning & Efisiensi Daya |
Analisis Dampak: Tantangan bagi Intel dan AMD
Keputusan Meta untuk mengadopsi CPU rancangan Nvidia dalam jumlah besar memberikan tekanan tambahan bagi pemain lama seperti Intel dan AMD di pasar prosesor pusat data. Dengan efisiensi daya yang diklaim mencapai 50% lebih baik untuk tugas umum tertentu, Nvidia berhasil memperluas portofolionya melampaui akselerator grafis murni.
Langkah strategis Mark Zuckerberg ini mengindikasikan bahwa meskipun Meta terus mengeksplorasi silikon mandiri, keunggulan ekosistem perangkat lunak dan efisiensi arsitektur Nvidia tetap sulit digantikan dalam waktu dekat. Dengan mengamankan pasokan jutaan chip, Meta memastikan infrastruktur mereka tetap kompetitif dalam perlombaan senjata AI global.