Internasional

Otoritas Italia Tangkap Buronan Lintas Negara di Milan Jelang Olimpiade Musim Dingin 2026

Otoritas penegak hukum Italia berhasil mengamankan seorang warga negara Slovakia yang telah menjadi buronan selama 16 tahun. Penangkapan terjadi di Milan pada Rabu (11/2/2026) malam, saat individu tersebut kembali ke Italia untuk menyaksikan turnamen hoki es pada Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026. Pria berusia 44 tahun itu diringkus berdasarkan surat perintah penangkapan yang diterbitkan oleh jaksa Italia lebih dari satu dekade lalu.

Latar Belakang Kasus dan Surat Perintah Penangkapan

Buronan tersebut dicari atas kasus pencurian di toko yang terjadi pada tahun 2010. Surat perintah penangkapan telah aktif selama 16 tahun, menunjukkan komitmen otoritas Italia dalam menegakkan hukum lintas yurisdiksi. Kehadiran individu tersebut di Italia, khususnya dalam konteks acara internasional besar seperti Olimpiade, menyoroti tantangan keamanan dan koordinasi intelijen.

Kronologi Penangkapan di Milan

Menurut laporan Kepolisian Milan, penangkapan dilakukan setelah buronan tersebut melakukan check-in di sebuah wisma di pinggiran kota. Aparat melacak keberadaannya dan segera menahannya, kemudian membawanya ke Penjara Pusat San Vittore. Ia diwajibkan menjalani hukuman penjara selama 11 bulan tujuh hari atas tindak pidana yang dilakukannya.

Dampak Insiden Terkait Olimpiade

Penangkapan ini terjadi bertepatan dengan rencana buronan untuk menonton laga pembuka hoki es antara tim nasional Slovakia dan Finlandia. Meskipun Slovakia berhasil mengalahkan Finlandia 4-1 di Santagiulia Arena, Milan, insiden penangkapan ini menjadi catatan tersendiri di tengah perhelatan olahraga internasional.

Insiden Terpisah: Pelatih Finlandia Dipulangkan dari Olimpiade

Pada Kamis (12/2/2026) pagi, diumumkan bahwa pelatih kepala lompat ski Finlandia, Igor Medved, telah dipulangkan dari Olimpiade menyusul insiden terkait konsumsi alkohol. Manajer tim Finlandia, Janne Hanninen, menyatakan dalam siaran pers bahwa Medved telah pulang dan insiden tersebut terkait masalah konsumsi alkohol. Tim Finlandia menegaskan menanggapi pelanggaran aturan tim dengan serius dan bereaksi cepat.

Medved menyampaikan permintaan maaf atas perilakunya, mengakui kesalahannya dan menyatakan penyesalan mendalam kepada tim, atlet, dan penggemar Finlandia. Ia berharap tim dapat tetap fokus pada Olimpiade dan melanjutkan kinerja baik mereka, serta tidak akan berkomentar lebih lanjut mengenai masalah ini.

Analisis mengenai penegakan hukum ini didasarkan pada pernyataan resmi Kepolisian Milan dan laporan media lokal yang dirilis pada Jumat, 13 Februari 2026.