Internasional

Otoritas Perancis Selidiki Kasus Infantisida Ganda di Aillevillers: Tersangka Terancam Penjara Seumur Hidup

Otoritas hukum Perancis secara resmi membuka penyelidikan terhadap seorang perempuan berusia 50 tahun atas dugaan pembunuhan dua bayi baru lahir yang ditemukan di dalam mesin pembeku (freezer) di Desa Aillevillers-et-Lyaumont. Kasus ini mencuat setelah pihak kejaksaan mengonfirmasi pengakuan tersangka terkait tindakan menyembunyikan jasad bayi tersebut selama bertahun-tahun di kediaman keluarganya.

Kronologi Penemuan dan Penangkapan Tersangka

Insiden ini terdeteksi pada Selasa (10/2/2026) ketika anggota keluarga menemukan satu jasad bayi di dalam freezer rumah satu lantai di wilayah timur Perancis. Penyelidikan lanjutan oleh kepolisian setempat mengungkap keberadaan jasad kedua yang terbungkus kantong di lokasi yang sama. Tersangka, yang sempat meninggalkan rumah pada Desember 2025, akhirnya ditangkap di Boulogne-Billancourt, pinggiran Paris, pada Rabu (11/2/2026).

Prokurator Cedric Logelin menyatakan bahwa tersangka mengakui telah menempatkan bayi-bayi tersebut di dalam freezer sesaat setelah dilahirkan. Berdasarkan keterangan awal, kelahiran kedua bayi tersebut diperkirakan terjadi dalam rentang waktu antara tahun 2011 hingga 2018. Selama periode tersebut, tersangka diduga menggunakan pakaian longgar untuk menyembunyikan kehamilannya dari anggota keluarga dan rekan kerja.

Implikasi Hukum dan Prosedur Forensik

Kejaksaan Perancis telah menetapkan status penyelidikan resmi atas dugaan pembunuhan anak di bawah usia 15 tahun. Berdasarkan hukum pidana Perancis, tindak pidana ini membawa ancaman maksimal hukuman penjara seumur hidup. Pihak berwenang saat ini tengah menunggu hasil otopsi yang dijadwalkan untuk memastikan penyebab pasti kematian serta menentukan apakah bayi-bayi tersebut lahir dalam keadaan hidup.

Aspek PenyelidikanDetail Status
Klasifikasi DakwaanPembunuhan anak di bawah 15 tahun
Ancaman HukumanPenjara seumur hidup
Status PasanganDitahan untuk pemeriksaan (mengaku tidak tahu)

Preseden Kasus Infantisida di Perancis

Peristiwa di Aillevillers-et-Lyaumont ini menambah daftar panjang kasus serupa yang mengguncang publik Perancis dalam dua dekade terakhir. Fenomena penyangkalan kehamilan (denial of pregnancy) sering kali menjadi latar belakang psikologis dalam kasus-kasus infantisida di wilayah tersebut. Catatan hukum menunjukkan preseden serupa pada tahun 2022, 2015, dan kasus menonjol Veronique Courjault pada 2009 yang dijatuhi hukuman delapan tahun penjara.

Analisis mengenai perkembangan hukum dan prosedur kriminal ini didasarkan pada pernyataan resmi Kejaksaan Perancis dan laporan lapangan yang dihimpun hingga 15 Februari 2026.