Pada Jumat, 27 Februari 2026, layanan perpesanan WhatsApp kembali menghadapi gelombang keluhan dari penggunanya. Setelah sebelumnya insiden serupa menimpa pengguna iPhone pada pagi hari, kini giliran pengguna perangkat Android yang melaporkan kesulitan untuk menautkan akun mereka ke WhatsApp Web atau aplikasi WhatsApp Desktop.
Kronologi Gangguan Konektivitas
Sekitar pukul 13.00 WIB, laporan mulai membanjiri platform media sosial X (sebelumnya Twitter), menunjukkan bahwa sejumlah besar pengguna Android tidak dapat menyelesaikan proses login untuk menghubungkan akun WhatsApp mereka ke komputer. Masalah ini dilaporkan terjadi secara luas, baik saat mencoba menautkan melalui aplikasi WhatsApp Desktop di sistem operasi Mac maupun Windows, serta melalui akses peramban web.
Menariknya, pola gangguan ini menunjukkan variasi yang acak. Beberapa pengguna masih bisa melakukan login secara normal saat mengakses WhatsApp melalui versi web, namun langsung menemui kegagalan ketika mencoba masuk menggunakan aplikasi WhatsApp Desktop di laptop. Ini mengindikasikan adanya kompleksitas dalam akar masalah yang belum teridentifikasi.
Insiden ini memperparah kondisi layanan WhatsApp pada hari yang sama. Sebelumnya, sekitar pukul 10.45 WIB, pengguna iPhone juga mengalami gangguan serupa, di mana mereka gagal memindai kode QR. Layar komputer pengguna iPhone kala itu hanya menampilkan notifikasi bertuliskan “Unexpected error” saat mencoba menautkan perangkat.
Dampak dan Respon Industri
Rentetan masalah login ini secara signifikan mengganggu produktivitas pengguna yang mengandalkan WhatsApp Web untuk komunikasi pekerjaan atau pribadi. Ketidakmampuan untuk menautkan perangkat memaksa pengguna untuk beralih sepenuhnya ke ponsel, yang dapat menghambat alur kerja.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Meta, sebagai perusahaan induk WhatsApp, belum memberikan pernyataan resmi atau penjelasan teknis terkait penyebab rentetan eror gagal login yang menimpa pengguna iOS dan Android secara bergantian ini. Ketiadaan komunikasi resmi ini menimbulkan spekulasi di kalangan pengguna dan pengamat industri mengenai stabilitas infrastruktur layanan Meta.
Kejadian ini menyoroti pentingnya redundansi dan ketahanan sistem dalam layanan digital berskala global. Pengguna mengharapkan transparansi dan resolusi cepat dari penyedia layanan, terutama untuk aplikasi komunikasi esensial seperti WhatsApp.