Motorola siap memperkuat posisinya di segmen ponsel lipat premium Indonesia dengan peluncuran Moto Razr 60. Perangkat clamshell terbaru ini dijadwalkan mulai tersedia secara resmi pada 25 Februari 2026 pukul 00.00 WIB, dengan harga Rp 11,9 juta. Konfirmasi ketersediaan ini terpantau dari laman penjualan di salah satu mitra marketplace Motorola di Tanah Air, menyusul serangkaian proses sertifikasi yang telah dilalui.
Sertifikasi Lokal dan Spesifikasi Global
Sebelum debut resminya, Moto Razr 60 dengan nomor model XT2553-9 telah memenuhi persyaratan regulasi di Indonesia. Ponsel ini mengantongi sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dari Kementerian Perindustrian pada November 2025 dengan nilai 35,35 persen, melampaui ambang batas minimum 35 persen untuk perangkat 4G/5G. Selain itu, perangkat ini juga telah terdaftar di laman sertifikasi Pos dan Telekomunikasi (Postel) Direktorat Jenderal SDPPI Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) pada Januari 2026, memastikan legalitas edar di pasar domestik.
Mengacu pada spesifikasi global, Moto Razr 60 merupakan suksesor dari Razr 50, mempertahankan desain lipat vertikal yang ringkas. Saat dibuka, perangkat ini memiliki ketebalan sekitar 7,3 mm dengan bobot 188 gram, menawarkan portabilitas yang optimal.
Layar Inovatif dan Performa Andal
Aspek visual menjadi salah satu daya tarik utama Moto Razr 60. Layar utamanya mengadopsi panel foldable LTPO AMOLED berukuran 6,9 inci dengan resolusi 1080 x 2640 piksel, serta dukungan HDR10 Plus. Teknologi LTPO memungkinkan refresh rate adaptif, yang tidak hanya menyajikan pengalaman visual yang mulus tetapi juga berkontribusi pada efisiensi daya baterai.
Di bagian eksterior, terdapat layar sekunder berukuran 3,6 inci dengan resolusi 1056 x 1066 piksel. Layar ini dirancang untuk menampilkan notifikasi, widget, hingga menjalankan aplikasi ringan tanpa perlu membuka lipatan utama, meningkatkan fungsionalitas dan kenyamanan penggunaan sehari-hari.
Untuk performa, Moto Razr 60 ditenagai oleh chipset MediaTek Dimensity 7400X (4 nm). Chipset ini dipadukan dengan konfigurasi RAM 8 GB dan penyimpanan internal 256 GB, tanpa opsi ekspansi melalui slot microSD. Kombinasi ini diharapkan mampu memberikan kinerja yang responsif untuk berbagai kebutuhan, mulai dari multitasking hingga gaming.
Sistem Kamera dan Daya Tahan
Sektor fotografi Moto Razr 60 dibekali konfigurasi kamera yang kompeten. Kamera utama beresolusi 50 MP dilengkapi dengan fitur Optical Image Stabilization (OIS) untuk hasil foto dan video yang lebih stabil dan tajam, bahkan dalam kondisi cahaya rendah. Melengkapi kamera utama, terdapat lensa ultra-wide 13 MP. Sementara itu, kamera depan 32 MP siap mengakomodasi kebutuhan swafoto dan panggilan video, dengan kemampuan perekaman hingga resolusi 4K.
Daya tahan perangkat ditopang oleh baterai berkapasitas 4.500 mAh. Pengisian daya didukung oleh teknologi fast charging 30 watt untuk pengisian kabel dan wireless charging 15 watt untuk kenyamanan tanpa kabel. Selain itu, Moto Razr 60 juga mengantongi sertifikasi ketahanan air IP48, memberikan perlindungan terhadap percikan air dan debu.
Dinamika Pasar dan Ketersediaan
Secara global, Moto Razr 60 hadir dalam beberapa pilihan warna menarik seperti Lightest Sky, Gibraltar Sea, Spring Bud, dan Parfait Pink. Namun, Motorola Indonesia belum mengonfirmasi apakah varian warna dan spesifikasi detail untuk pasar Tanah Air akan sepenuhnya identik dengan model global. Kehadiran Moto Razr 60 di Indonesia diharapkan dapat memanaskan persaingan di segmen ponsel lipat, menawarkan alternatif menarik bagi konsumen yang mencari kombinasi gaya, inovasi, dan performa.