Apple secara resmi memperkenalkan tablet iPad Air M4, menandai langkah signifikan dalam evolusi lini produk Air dengan integrasi chip M4 terbaru. Peluncuran ini menarik perhatian karena Apple berhasil mempertahankan harga awal yang sama seperti generasi sebelumnya, meskipun membawa peningkatan performa yang substansial.
Spesifikasi dan Performa Chip M4
iPad Air M4 kini ditenagai oleh chip M4, sebuah System on a Chip (SoC) yang dirancang untuk performa tinggi dan efisiensi daya. Chip ini mengusung CPU 8-core dan GPU 9-core, menjanjikan peningkatan performa yang signifikan. Apple mengklaim bahwa iPad Air M4 mampu mencapai performa hingga 30 persen lebih cepat dibandingkan iPad Air M3, dan bahkan hingga 2,3 kali lebih cepat dari model berbasis M1.
Inovasi grafis juga menjadi sorotan utama, dengan dukungan untuk fitur-fitur canggih seperti mesh shading generasi kedua dan ray tracing berbasis hardware. Fitur-fitur ini diklaim mampu meningkatkan performa rendering 3D profesional hingga lebih dari empat kali lipat dibandingkan iPad Air M1, membuka potensi baru untuk aplikasi kreatif dan gaming.
Untuk mendukung kebutuhan komputasi AI yang semakin meningkat, iPad Air M4 dibekali dengan unified memory sebesar 12 GB, meningkat 50 persen dari generasi sebelumnya. Bandwidth memori juga ditingkatkan secara signifikan hingga 120 GB/s. Neural Engine 16-core pada chip M4 disebut tiga kali lebih cepat dibandingkan M1, memungkinkan fitur AI di perangkat seperti pencarian teks dalam foto, pengolahan video, hingga aplikasi produktivitas berbasis AI berjalan lebih optimal.
Inovasi Konektivitas dan Ekosistem
Dalam hal konektivitas, iPad Air M4 menjadi yang pertama menggunakan chip konektivitas buatan Apple, yakni N1. Chip ini mendukung standar Wi-Fi 7, Bluetooth 6, dan Thread, menjanjikan kecepatan dan stabilitas koneksi yang superior. Untuk model seluler, tablet ini dilengkapi modem C1X yang diklaim memberikan performa data hingga 50 persen lebih cepat dengan konsumsi daya yang lebih hemat. Model seluler juga mendukung jaringan 5G dan fitur eSIM untuk aktivasi paket data digital yang praktis.
Dari sisi perangkat lunak, iPad Air M4 menjalankan iPadOS 26, yang membawa sejumlah pembaruan signifikan. Pembaruan ini mencakup sistem windowing baru, desain Liquid Glass yang lebih modern, peningkatan pada aplikasi Files, serta dukungan perekaman audio tingkat lanjut. Tablet ini juga kompatibel penuh dengan aksesori premium Apple, termasuk Apple Pencil Pro dan Magic Keyboard, yang kini dilengkapi baris tombol fungsi dan trackpad untuk pengalaman produktivitas layaknya laptop.
Desain, Varian, dan Ketersediaan
iPad Air M4 hadir dalam dua pilihan ukuran layar, yaitu 11 inci dan 13 inci, memberikan fleksibilitas bagi pengguna. Pilihan warna yang tersedia meliputi biru, ungu, starlight, dan space gray. Untuk opsi penyimpanan, Apple menawarkan varian mulai dari 128 GB, 256 GB, 512 GB, hingga 1 TB, mengakomodasi berbagai kebutuhan pengguna.
Meskipun membawa peningkatan performa yang masif, Apple mempertahankan strategi harga yang kompetitif. Model 11 inci dibanderol mulai 599 dollar AS (sekitar Rp 9,58 juta), sementara model 13 inci dijual dengan harga mulai 799 dollar AS (sekitar Rp 12,78 juta). Harga awal ini sama dengan harga peluncuran iPad Air M3 pada awal 2025 lalu, menjadikan iPad Air M4 sebagai penawaran yang sangat menarik di segmennya.
Pre-order iPad Air M4 telah dibuka secara global mulai 4 Maret 2026, dengan ketersediaan di sejumlah negara mulai 11 Maret 2026. Namun, hingga berita ini ditulis pada Selasa, 03 Maret 2026, belum ada informasi resmi mengenai jadwal rilis iPad Air M4 di pasar Indonesia.