Teknologi

Resmi Meluncur 25 Februari, Motorola Razr 60 Bawa Dimensity 7400X dan Harga Rp 11,9 Juta di Indonesia

Motorola bersiap memperkuat eksistensinya di pasar ponsel lipat Indonesia dengan meluncurkan lini terbaru mereka, Motorola (Moto) Razr 60. Berdasarkan pantauan pada laman marketplace resmi rekanan Motorola, suksesor dari seri Razr 50 ini dijadwalkan mulai tersedia bagi konsumen tanah air pada Rabu, 25 Februari 2026, tepat pukul 00.00 WIB. Langkah ini menandai kembalinya sang pionir ponsel clamshell untuk menantang dominasi pemain besar seperti Samsung dan Oppo di segmen foldable.

Spesifikasi Teknis dan Performa Dimensity 7400X

Dapur pacu Moto Razr 60 mengandalkan chipset MediaTek Dimensity 7400X dengan fabrikasi 4nm. Arsitektur ini dirancang untuk memberikan efisiensi daya tinggi tanpa mengorbankan performa, didukung oleh RAM 8 GB dan penyimpanan internal 256 GB. Meskipun tidak menyediakan slot microSD, kapasitas ini dinilai cukup untuk kebutuhan multitasking dan penyimpanan konten resolusi tinggi di kelasnya.

Visual Memukau dengan Teknologi LTPO AMOLED

Salah satu nilai jual utama perangkat ini terletak pada sektor layar. Motorola menyematkan panel utama Foldable LTPO AMOLED berukuran 6,9 inci dengan resolusi 1080 x 2640 piksel. Penggunaan teknologi LTPO memungkinkan refresh rate adaptif yang krusial untuk efisiensi baterai. Di bagian luar, terdapat layar eksternal 3,6 inci (1056 x 1066 piksel) yang fungsional untuk mengakses notifikasi, membalas pesan, hingga mengoperasikan aplikasi ringan tanpa perlu membuka lipatan ponsel.

Kemampuan Fotografi dan Daya Tahan

Untuk urusan dokumentasi, Moto Razr 60 dibekali konfigurasi kamera yang kompetitif:

  • Kamera Utama: 50 MP dengan dukungan Optical Image Stabilization (OIS) untuk hasil foto stabil.
  • Kamera Ultra-wide: 13 MP untuk sudut pandang lebih luas.
  • Kamera Depan: 32 MP yang mampu merekam video hingga kualitas 4K.

Sektor daya ditopang oleh baterai berkapasitas 4.500 mAh, angka yang cukup impresif untuk ponsel lipat yang memiliki keterbatasan ruang internal. Pengisian daya didukung teknologi fast charging 30 watt via kabel dan 15 watt secara nirkabel. Selain itu, perangkat ini telah mengantongi sertifikasi IP48, memberikan perlindungan ekstra terhadap debu dan percikan air.

Kepatuhan Regulasi dan Strategi Pasar

Kehadiran Moto Razr 60 di Indonesia telah memenuhi syarat legalitas yang ketat. Perangkat dengan nomor model XT2553-9 ini telah mengantongi nilai TKDN sebesar 35,35 persen dari Kementerian Perindustrian sejak November 2025, serta lolos sertifikasi Postel dari Komdigi pada Januari 2026. Dengan harga normal yang dipatok di angka Rp 11,9 juta, Motorola memposisikan Razr 60 sebagai opsi premium yang lebih terjangkau dibandingkan kompetitor utamanya, menjadikannya ancaman serius di pasar ponsel lipat nasional.