Samsung secara resmi meluncurkan lini flagship terbarunya, Galaxy S26 series, dalam acara Galaxy Unpacked yang megah di Palace of Fine Arts, San Francisco, Amerika Serikat, pada Rabu (25/2/2026) waktu setempat atau Kamis (26/2/2026) dini hari WIB. Trio ponsel ini, yang terdiri dari Galaxy S26, Galaxy S26 Plus, dan Galaxy S26 Ultra, langsung membuka keran pemesanan (pre-order) di Indonesia, menandai ketersediaan global yang cepat bagi konsumen.
Periode pre-order berlangsung dari 26 Februari 2026 pukul 01.00 WIB hingga 17 Maret 2026 pukul 23.59 WIB melalui situs resmi Samsung. Pengiriman unit akan dimulai pada 6 Maret 2026, strategi yang menurut Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, bertujuan agar konsumen dapat menikmati perangkat baru mereka menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026.
Samsung Galaxy S26 Ultra: Evolusi Performa dan Inovasi Layar
Model paling premium, Galaxy S26 Ultra, hadir dengan serangkaian peningkatan signifikan yang menargetkan performa, privasi, dan kemampuan fotografi.
Performa Puncak dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy
Galaxy S26 Ultra ditenagai oleh System on Chip (SoC) Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy, sebuah chipset yang dikustomisasi khusus untuk mengoptimalkan kinerja perangkat. Samsung mengklaim peningkatan performa CPU hingga 19 persen dibandingkan chip pada Galaxy S25 Ultra, memungkinkan respons yang lebih cepat dan penanganan beban kerja kompleks yang lebih cerdas.
Unit Pemrosesan Neural (NPU) pada chip ini juga mengalami peningkatan 39 persen, membuka jalan bagi integrasi fitur-fitur Galaxy AI yang lebih mulus dan canggih. Sementara itu, peningkatan GPU sebesar 24 persen menjanjikan visual yang lebih kaya dan pengalaman bermain game yang imersif. Performa flagship ini didukung oleh sistem pendingin vapor chamber yang 2 persen lebih besar dan Heat Anticipation yang naik 20 persen, memastikan stabilitas suhu perangkat bahkan di bawah penggunaan intensif.
Desain dan Layar Adaptif dengan Fitur Privacy Display
Layar Galaxy S26 Ultra mengusung panel Dynamic AMOLED 2X 6,9 inci dengan resolusi QHD Plus dan refresh rate adaptif hingga 120 Hz. Inovasi utama terletak pada fitur Privacy Display, yang menggunakan dua struktur piksel (narrow dan wide pixel) untuk mencegah orang di samping pengguna mengintip layar, menjaga privasi tanpa mengorbankan kejernihan tampilan bagi pengguna.
Dari segi desain, Galaxy S26 Ultra kini menampilkan sudut yang lebih bulat dibandingkan pendahulunya. Samsung juga kembali menggunakan bingkai aluminium, bukan titanium seperti pada Galaxy S24 Ultra dan S25 Ultra. Menurut Verry Octavianus, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, material aluminium dipilih karena ketahanan panas yang lebih baik dan bobot yang lebih ringan (214 gram, dimensi 163,6 x 78,1 x 7,9 mm) dibandingkan pendahulunya (218 gram, dimensi 162,8 x 77,6 x 8,2 mm).
Sistem Kamera Quad yang Ditingkatkan dan Pengisian Daya Cepat
Sektor fotografi Galaxy S26 Ultra diperkuat dengan konfigurasi empat kamera belakang yang impresif: kamera utama 200 MP dengan OIS dan aperture f/1.4 (meningkat dari f/1.7 pada S25 Ultra), kamera telefoto 50 MP dengan zoom optis 5x, kamera telefoto 10 MP dengan zoom optis 3x, dan kamera ultrawide 50 MP (f/1.9).
Baterai berkapasitas 5.000 mAh kini didukung oleh pengisian daya cepat 60 watt, meningkat dari 45 watt sebelumnya, yang diklaim mampu mengisi daya hingga 75 persen dalam 30 menit. Pengisian daya nirkabel tetap pada 25 watt. Perangkat ini menjalankan sistem operasi Android 16 dengan antarmuka One UI 8.5, serta dilengkapi konektivitas 5G, WiFi 7, Bluetooth 6.0, dan sertifikasi IP68 untuk ketahanan debu dan air.
Galaxy S26 dan S26 Plus: Pilihan Flagship dengan Chipset Berbeda
Model Galaxy S26 dan Galaxy S26 Plus menawarkan pengalaman flagship yang sedikit berbeda, terutama pada aspek chipset.
Layar dan Konfigurasi Kamera
Galaxy S26 hadir dengan layar 6,3 inci, sedangkan Galaxy S26 Plus memiliki layar 6,7 inci. Keduanya menggunakan panel Dynamic AMOLED 2X dengan resolusi Full HD Plus dan refresh rate adaptif 1 Hz – 120 Hz. Konfigurasi kamera belakang meliputi kamera utama 50 MP (f/1.8) dengan OIS dan zoom optis 2x, kamera telefoto 10 MP (f/2.4) dengan zoom optis 3x, dan kamera ultrawide 12 MP (f/2.2). Kamera depan keduanya beresolusi 12 MP.
Performa dan Daya Tahan Baterai
Untuk pasar global, Galaxy S26 dan S26 Plus ditenagai oleh chipset Exynos 2600 dengan fabrikasi 2 nm. Namun, di wilayah seperti China, Jepang, dan Amerika Serikat, kedua ponsel ini akan menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy, sama seperti model Ultra. Kedua varian hadir dengan opsi RAM 12/256 GB dan 12/512 GB.
Kapasitas baterai Galaxy S26 adalah 4.300 mAh (meningkat dari 4.000 mAh sebelumnya) dengan dukungan pengisian daya cepat 25 watt. Sementara itu, Galaxy S26 Plus dibekali baterai 4.900 mAh dengan pengisian daya cepat 45 watt. Kedua ponsel ini juga menjalankan Android 16 dengan One UI 8.5, serta fitur konektivitas 5G, WiFi 7, Bluetooth 6.0, dan sertifikasi IP68.
Harga dan Ketersediaan di Indonesia
Berikut adalah rincian harga Samsung Galaxy S26 series di Indonesia:
- Samsung Galaxy S26
- 12/256 GB: Rp 16.500.000
- 12/512 GB: Rp 19.500.000
- Samsung Galaxy S26 Plus
- 12/256 GB: Rp 19.500.000
- 12/512 GB: Rp 22.500.000
- Samsung Galaxy S26 Ultra
- 12/256 GB: Rp 24.500.000
- 12/512 GB: Rp 27.500.000
- 16 GB/1 TB: Rp 32.000.000
Semua model tersedia dalam empat pilihan warna: Cobalt Violet, White, Black, dan Sky Blue. Konsumen yang melakukan pre-order akan mendapatkan berbagai bonus menarik, termasuk:
- Gratis upgrade memori senilai hingga Rp 4.500.000 (misalnya, mendapatkan varian 12/512 GB dengan harga varian 12/256 GB).
- Cashback rekanan bank hingga Rp 2.000.000.
- Promo trade-in senilai hingga Rp 1.000.000 bagi pengguna Galaxy S23, S24, atau S25 series.
- 5x Samsung Rewards point.