Samsung Galaxy S26 Ultra resmi diperkenalkan pada Galaxy Unpacked 25 Februari 2026, menandai evolusi flagship terbaru dari raksasa teknologi Korea Selatan. Ponsel ini hadir dengan serangkaian peningkatan yang, menurut pengulas teknologi terkemuka, melampaui ekspektasi awal, terutama pada sektor fotografi dan performa. Namun, beberapa aspek krusial seperti kapasitas baterai dan sensor kamera inti masih menyisakan pertanyaan.
Inovasi Kamera dan Pengalaman Visual
Salah satu sorotan utama Galaxy S26 Ultra terletak pada sistem kameranya. YouTuber Putu Reza menyoroti peningkatan signifikan pada aperture lensa yang berdampak langsung pada kualitas foto, terutama dalam hal rentang dinamis (dynamic range) yang lebih luas dibandingkan model sebelumnya. Ini mengindikasikan kemampuan sensor untuk menangkap detail lebih baik di area terang maupun gelap secara bersamaan.
Malvin Nathaniel, pengulas gadget dari Best Indo Tech, menambahkan bahwa kualitas kamera secara keseluruhan meningkat, termasuk kemampuan selfie yang lebih terang dan penangkapan cahaya yang superior. Samsung juga menyematkan sejumlah fitur baru yang memperkaya pengalaman fotografi dan videografi profesional, seperti dukungan LUTs dalam fitur log video, Expert RAW yang kini didukung reflection, serta opsi pencahayaan mode portrait yang lebih beragam.
Detail Peningkatan Kamera
- Peningkatan aperture lensa untuk penangkapan cahaya optimal.
- Rentang dinamis yang lebih luas, menghasilkan detail gambar yang kaya.
- Kualitas selfie yang lebih cerah dan detail.
- Fitur log video dengan dukungan LUTs untuk gradasi warna profesional.
- Expert RAW dengan kemampuan penanganan refleksi.
- Opsi pencahayaan mode portrait yang lebih variatif.
Performa dan Desain Ergonomis
Di sektor performa, Galaxy S26 Ultra disebut-sebut sangat bertenaga. Putu Reza, yang gemar bermain game seperti Zenless Zone Zero, mengonfirmasi bahwa performa ponsel ini sangat kencang, menjadikannya pilihan ideal untuk kebutuhan content creation dan mobile gaming intensif. Meskipun spesifikasi chipset tidak disebutkan secara eksplisit dalam ulasan awal, peningkatan performa ini mengindikasikan optimalisasi perangkat keras dan lunak yang signifikan.
Aspek desain juga mendapat apresiasi. Malvin Nathaniel menilai desain Galaxy S26 Ultra terasa lebih nyaman dalam genggaman, sebuah peningkatan ergonomi yang penting untuk penggunaan jangka panjang. Estetika yang baik juga ditekankan oleh Putu Reza, menunjukkan bahwa Samsung berhasil memadukan fungsi dengan bentuk yang menarik.
Fitur Unggulan: Privacy Display
Salah satu inovasi paling menarik yang disoroti Malvin Nathaniel adalah fitur Privacy Display. Fitur ini secara cerdas akan menggelapkan tampilan layar ketika dilihat dari sudut samping, memastikan privasi pengguna terjaga dari pengintip. Malvin menilai fitur ini sangat berguna secara personal, memberikan kenyamanan yang setara dengan penggunaan normal.
Keunggulan Privacy Display dibandingkan tempered glass anti-spy adalah fleksibilitasnya. Pengguna dapat mengaktifkan atau menonaktifkan fitur ini kapan saja, menghindari masalah seperti layar buram atau terhalang saat mengambil foto dari sudut rendah. Ini menawarkan solusi privasi yang lebih adaptif dan tanpa kompromi terhadap kualitas visual layar jernih yang disukai banyak pengguna.
Kritik dan Harapan untuk Masa Depan
Meskipun membawa banyak peningkatan, Galaxy S26 Ultra tidak luput dari kritik. Baik Putu Reza maupun Malvin Nathaniel sepakat bahwa kapasitas baterai 5.000 mAh yang diusung ponsel ini terasa kurang memadai di tengah meningkatnya kebutuhan daya pengguna smartphone modern. Harapan akan peningkatan kapasitas baterai menjadi lebih besar, misalnya 5.500 mAh atau lebih, sangat kuat.
Selain itu, Putu Reza menyuarakan kekecewaan terhadap penggunaan sensor kamera yang dinilai sudah berulang kali dipakai pada seri Galaxy S. Meskipun Samsung telah melakukan optimasi dengan aperture lensa yang berbeda dan lebih besar, sensor inti yang sama dianggap kurang inovatif untuk sebuah flagship yang kerap menjadi patokan industri. Harapan untuk penggantian sensor yang lebih baru dan revolusioner tetap menjadi agenda bagi generasi mendatang.