Mantan istri Bill Gates, Melinda French Gates, secara terbuka mendesak pendiri Microsoft tersebut untuk memberikan klarifikasi langsung mengenai hubungannya dengan terpidana kejahatan seksual Jeffrey Epstein. Pernyataan ini muncul menyusul perilisan dokumen terbaru oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) yang kembali memicu sorotan terhadap jaringan pengaruh global Epstein.
Substansi Dokumen Departemen Kehakiman AS
Dokumen yang dirilis pada akhir Januari 2026 tersebut mencakup draf korespondensi elektronik yang diduga disusun oleh Epstein pada Juli 2013. Dalam materi tersebut, Epstein melontarkan sejumlah klaim yang menargetkan reputasi pribadi Bill Gates, termasuk upaya untuk menekan Gates melalui informasi sensitif.
- Draf e-mail bertanggal 18 Juli 2013 mengklaim adanya infeksi menular seksual yang dialami Gates.
- Epstein menuduh Gates meminta bantuan medis secara rahasia untuk menghindari deteksi pihak keluarga.
- Dokumen tersebut mengindikasikan adanya upaya pemerasan atau tekanan psikologis yang dilakukan Epstein terhadap tokoh-tokoh berpengaruh.
Respon Strategis Melinda French Gates
Dalam wawancara dengan NPR, Melinda menegaskan bahwa tanggung jawab untuk menjelaskan rincian hubungan tersebut sepenuhnya berada di tangan pihak-pihak yang terlibat langsung. Ia menyatakan bahwa kemunculan detail baru ini memberikan dampak emosional yang signifikan, mengingat posisinya sebagai ibu dan mantan pasangan.
“Pertanyaan apa pun yang tersisa tentang apa yang tidak saya ketahui, pertanyaan-pertanyaan itu untuk orang-orang itu dan bahkan untuk mantan suami saya. Mereka yang perlu menjawab hal-hal itu, bukan saya,” tegas Melinda.
Bantahan dan Status Hukum Terkini
Juru bicara Bill Gates menanggapi rilis dokumen tersebut dengan menyatakan bahwa klaim Epstein sepenuhnya tidak berdasar dan merupakan bentuk frustrasi karena gagal mempertahankan hubungan profesional dengan Gates. Hingga saat ini, otoritas hukum Amerika Serikat belum menetapkan status tersangka atau dakwaan pidana terhadap Bill Gates terkait aktivitas ilegal Epstein.
Analisis mengenai perkembangan kasus ini didasarkan pada dokumen resmi Departemen Kehakiman Amerika Serikat dan pernyataan publik yang dirilis melalui saluran komunikasi resmi pada Februari 2026.