Teknologi

Viral di Turki, Pengantin Terima Kalung RTX 5090 dan Intel Core Ultra Senilai Ratusan Juta Rupiah

Di tengah dinamika pasar perangkat keras yang kian fluktuatif, sebuah prosesi pernikahan di Turki baru-baru ini mencuri perhatian komunitas teknologi global. Alih-alih menerima emas atau mata uang fiat sesuai tradisi lokal, pasangan mempelai justru mendapatkan hadiah berupa komponen PC high-end, termasuk kartu grafis unggulan Nvidia GeForce RTX 5090 dan prosesor Intel Core Ultra seri terbaru.

Simbol Status Baru di Era Kelangkaan Silikon

Video yang diunggah oleh media gaming Turki, Turk Oyuncu Platformu, menunjukkan momen unik saat seorang tamu mengalungkan unit RTX 5090 ke leher pengantin pria. Tidak berhenti di situ, pengantin wanita juga menerima lima modul memori DDR5 yang dirangkai menyerupai perhiasan. Puncaknya, sebuah CPU Intel Core Ultra seri “Unlocked”—yang diidentifikasi sebagai varian Core i9—turut disematkan pada pakaian mempelai sebagai bentuk apresiasi bernilai tinggi.

Analisis Nilai dan Dampak Industri AI terhadap Harga Komponen

Pemberian kado ini bukan sekadar aksi teatrikal, melainkan representasi nilai aset yang signifikan di pasar saat ini. Sejak diluncurkan pada Februari 2025, harga RTX 5090 telah mengalami anomali pasar yang ekstrem akibat tingginya permintaan dari sektor kecerdasan buatan (AI). Berikut adalah estimasi perbandingan nilai komponen tersebut berdasarkan data pasar terbaru:

KomponenHarga Peluncuran (Feb 2025)Estimasi Harga Pasar (Feb 2026)
Nvidia GeForce RTX 5090± Rp 40.000.000Rp 60.000.000 – Rp 90.000.000
Intel Core Ultra i9 (Unlocked)± Rp 10.000.000± Rp 15.000.000
5x DDR5 RAM Kit± Rp 8.000.000± Rp 12.000.000

Lonjakan harga ini dipicu oleh supply chain yang terfokus pada pemenuhan kebutuhan pusat data AI, yang secara tidak langsung menyerap pasokan GPU kelas konsumen untuk kebutuhan komputasi skala kecil. Hal ini menjadikan perangkat keras berperforma tinggi sebagai komoditas yang setara dengan logam mulia dalam konteks investasi maupun simbol status sosial di beberapa wilayah.

Adaptasi Tradisi Takı ke Budaya Digital

Secara sosiologis, fenomena yang dilaporkan oleh Tom’s Hardware ini merupakan evolusi dari tradisi Takı di Turki, di mana tamu menyematkan hadiah berharga langsung ke pakaian pengantin menggunakan pita atau peniti. Dengan mengintegrasikan komponen PC, para tamu tersebut seolah menegaskan bahwa di tahun 2026, akses terhadap teknologi pemrosesan data tingkat tinggi memiliki nilai intrinsik yang sangat kuat, melampaui sekadar fungsi teknisnya sebagai alat kerja atau hiburan.