Xiaomi secara resmi memperluas jangkauan pemasaran lini flagship mereka ke pasar global dengan meluncurkan Xiaomi 17 Ultra dan edisi spesial Leica Leitz Phone. Peluncuran ini, yang digelar di Catalonia Congress Center, Barcelona, Spanyol, pada Sabtu (28/2/2026), menjadi pembuka jelang pameran teknologi Mobile World Congress (MWC) 2026. Langkah ini menandai ambisi Xiaomi untuk bersaing di segmen premium global, setelah sebelumnya 17 Ultra dirilis eksklusif di pasar domestik Tiongkok.
Diferensiasi Desain dan Pengalaman Pengguna
Meskipun sama-sama mengusung kapabilitas fotografi kelas atas, Xiaomi 17 Ultra versi global dan Leica Leitz Phone memiliki perbedaan signifikan dalam bahasa desain dan fitur fisik. Leitz Phone, yang pada dasarnya adalah versi internasional dari “Xiaomi 17 Ultra Leica Edition” di Tiongkok, dikembangkan untuk memperingati 100 tahun Leica. Perangkat ini hadir dengan bodi aluminum alloy berwarna hitam pekat dan antarmuka yang di-tuning khusus oleh Leica.
Fitur paling menonjol pada Leica Leitz Phone adalah keberadaan cincin fisik (camera ring) yang dapat diputar di sekitar modul kamera. Cincin ini memungkinkan pengguna untuk mengatur zoom dan pencahayaan secara manual, meniru pengalaman menggunakan lensa optik Leica klasik. Leitz Phone hanya tersedia dalam satu konfigurasi memori, yakni RAM 16 GB dan penyimpanan internal 1 TB.
Sebaliknya, Xiaomi 17 Ultra reguler tampil tanpa cincin putar fisik dan ditawarkan dengan RAM 16 GB serta pilihan penyimpanan 512 GB atau 1 TB. Varian warna yang tersedia meliputi White, Black, dan Starlight Green. Perbedaan lain yang krusial terletak pada kapasitas baterai; jika versi Tiongkok dibekali baterai 6.800 mAh, baik 17 Ultra maupun Leitz Phone versi global kini “hanya” ditopang baterai 6.000 mAh, sebuah penyesuaian yang mungkin terkait dengan regulasi atau preferensi pasar.
Spesifikasi Teknis: Sensor LOFIC dan Performa Snapdragon 8 Elite Gen 5
Terlepas dari perbedaan desain dan kapasitas baterai, spesifikasi inti kedua ponsel ini identik. Sorotan utama terletak pada sistem kamera, yang dipimpin oleh sensor utama 1 inci beresolusi 50 MP bertipe LOFIC (Lateral Overflow Integration Capacitor). Teknologi sensor ini diklaim mampu mencegah kebocoran cahaya pada kondisi sangat terang, sekaligus menjaga integritas detail di area gelap, memberikan rentang dinamis yang superior.
Inovasi Kamera LOFIC 1 Inci
Kamera utama LOFIC ini ditemani oleh lensa telefoto 200 MP dengan rentang fokal 75-100 mm, serta kamera ultrawide 50 MP. Konfigurasi ini menjanjikan fleksibilitas dan kualitas gambar yang luar biasa di berbagai skenario fotografi. Di bagian depan, layar OLED 6,9 inci menawarkan refresh rate adaptif 1-120 Hz, kecerahan puncak 3.500 nits, dan kamera selfie 50 MP, menjamin pengalaman visual yang imersif dan responsif.
Untuk urusan performa, kedua perangkat ini ditenagai oleh chipset Snapdragon 8 Elite Generasi 5 dari Qualcomm, menjanjikan kinerja komputasi dan grafis kelas atas. Baterai 6.000 mAh didukung fitur pengisian daya cepat kabel 90 Watt dan nirkabel 50 Watt, memastikan perangkat tetap aktif sepanjang hari dengan waktu pengisian yang minimal.
Daya Tahan dan Ekosistem Terintegrasi
Meskipun membawa spesifikasi yang bongsor, Xiaomi 17 Ultra dirancang agar tetap ergonomis dengan ketebalan 8,29 mm dan bobot 218,4 gram. Punggungnya berlapis fiberglass dengan bingkai paduan aluminium, serta telah mengantongi sertifikasi IP68 untuk ketahanan terhadap air dan debu. Xiaomi 17 Ultra menjalankan OS Android yang dipoles dengan Xiaomi HyperOS 3, memungkinkan pengguna mengakses layanan Google AI seperti Gemini dan Gemini Live, mengintegrasikan kecerdasan buatan ke dalam pengalaman sehari-hari.
Yang menarik, Xiaomi 17 Ultra juga mendukung konektivitas lintas ekosistem dengan produk Apple. Pengguna dapat menyambungkan AirPods langsung ke ponsel Xiaomi, atau membalas pesan yang masuk di Xiaomi secara langsung melalui iPhone mereka, sebuah langkah strategis untuk meningkatkan interoperabilitas.
Dinamika Pasar dan Harga Global
Jajaran smartphone flagship ini telah mulai dipasarkan di Eropa dan beberapa wilayah global lainnya. Berikut rincian harga lini flagship terbaru ini di pasar Eropa:
- Harga Xiaomi 17 Ultra: mulai 1.499 Euro (sekitar Rp 25 juta)
- Harga Leica Leitz Phone (1 TB): 1.999 Euro (sekitar Rp 34 juta)
Hingga berita ini ditayangkan pada Minggu, 01 Maret 2026, belum ada pengumuman resmi dari Xiaomi Indonesia mengenai ketersediaan duo ponsel “monster” kamera ini di pasar Tanah Air. Potensi kehadiran perangkat ini akan sangat dinantikan, mengingat inovasi kamera dan performa yang ditawarkan.