Kekuatan Militer Perkuat Posisi Tawar Indonesia

Militer.or.id – Kekuatan Militer Perkuat Posisi Tawar Indonesia.

Sukhoi Su-30MK2 TNI AU. (photo: TNI AU)

Jakarta – Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengatakan kekuatan militer menjadi salah satu pilar memperkuat posisi tawar Indonesia.

“Kita memiliki kekuatan yang besar. Sumber Daya Manusia (SDM) yang mencapai 250 juta, kekayaan alam melimpah. Kalau ini disatukan, menjadi kekuatan yang besar, apalagi ditambah kekuatan militer, akan semakin memperkuat posisi tawar Indonesia,” kata Ryamizard Ryacudu dalam perbincangan dengan Antara di Kementerian Pertahanan RI, Jakarta, yang dirilis ANTARA, pada Jumat, 18-5-2018.

HARUS BACA :  Ngopi Bareng Panglima TNI di Udara

Ryamizard  Ryacudu menuturkan Indonesia adalah negara yang cinta damai, namun tetap harus memperkuat militernya salah satunya untuk memperkuat posisi tawarnya baik di tingkat regional maupun global.

“Karena itu, kami terus meningkatkan kemampuan dan kekuatan TNI, termasuk dengan menggunakan alat utama sistem persenjataan buatan dalam negeri. Kapal Patroli, Helikopter, Senjata Serbu, semua sudah bisa kita buat, dan telah teruji keandalannya,” tutur Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu.

Persenjataan Strategis

Untuk persenjataan strategis berteknologi tinggi seperti Kapal Selam, Indonesia secara bertahap akan memproduksinya di dalam negeri. “Untuk pesawat tempur KFX, kita terus negosiasikan,” ujar Menhan Ryamizard Ryacudu .

HARUS BACA :  HUT Ke-72 Seluruh Kekuatan Alutsista TNI Tampil
HARUS BACA :  Pasukan Artileri China Latihan Pakai Peluncur Roket PHL-03

Mantan Panglima Kodam Jaya dan Kodam Brawijaya itu menekankan,”Kemhan terus mendorong penggunaan Alutsista produksi dalam negeri. Sambil secara bertahap memproduksi alustsista berteknologi tinggi”. Pada tahun 2018, Indonesia memiliki Kapal Selam baru KRI Ardadedali-404 yang diproduksi di galangan kapal Daewoo Shipbuilding Marine and Engineering (DSME), Korea Selatan.

Selain itu, TNI juga menerima 8 unit Helikopter serang AH-64E Apache, buatan Amerika Serikat dan pada Oktober 2018 mendatang, Indonesia akan memiliki pesawat tempur Sukhoi SU-35 buatan Rusia.

HARUS BACA :  50 Units Deal Contract for Sanca and 20 Units Deal Contract for ILSV

Pembelian sejumlah alat utama sistem persenjataan itu merupakan langkah strategis Pemerintah Indonesia dalam rangka menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indoensia (NKRI) berdasar peluang ancaman yang dihadapi secara regional maupun global.

“Sejumlah persenjataan strategis itu berperan memberikan efek gentar, mengingat potensi ancaman yang dihadapi juga semakin luas spektrumnya,” ujar Menhan Ryamizard Ryacudu . Pembelian sejumlah persenjataan tersebut juga bertujuan mempercepat penguasaan teknologi Alutsista modern oleh Indonesia.

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

HARUS BACA :  Pembentukan Satuan Raider Kostrad 2018

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Delegasi The Royal Australian Army Kunjungi Madivif 1 Kostrad

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here