Saat Ukuran Menjadi Masalah dengan Tank Modern Jerman

Militer.or.id – Saat Ukuran Menjadi Masalah dengan Tank Modern Jerman.

Kendaraan Tempur Infanteri (IFV) Puma Angkatan Darat Jerman © Katzennase via Wikimedia Commons

Militer.or.id – Angkatan Darat Jerman telah memesan sekitar 350 unit tank Puma yang dianggap sebagai Kendaraan Tempur Infanteri (IFV) termahal sekitar dengan harga $ 9,3 juta per unit, untuk meningkatkan kekuatan militernya, seperti dilansir dari laman Sputnik.

Namun, ternyata personil militer dengan tinggi diatas 1,84 meter tidak akan muat untuk masuk ke dalam kabin kendaraan lapis baja tersebut karena dugaan adanya kegagalan dalam hal perencanaan dan desain.

HARUS BACA :  Peluncuran KCR 60M KRI Kerambit-627

Militer Jerman yang dikenal sebagai Bundeswehr menghadapi masalah ukuran personel dengan tank Puma baru, yang tidak dapat memuat prajurit lebih tinggi dari 1,84 meter.

Tank standar yang ada saat ini memungkinkan tentara dengan tinggi sekitar 1,96 meter untuk muat didalamnya. Sementara itu, di bagian depan tank baru, ketinggian maksimum terbatas pada 1,91 meter dan sejumlah personel diperkirakan tak akan dapat memenuhi persyaratan untuk beralih kepada kendaraan Puma baru, menurut surat kabar Die Welt yang mengutip militer Jerman.

HARUS BACA :  Oxley Menangkan Kontrak Sistem Pencahayaan LED KF-X
HARUS BACA :  Angkatan Udara Argentina Terima 3 Pesawat IA 63 Pampa III

Die Welt menunjukkan bahwasanya Berlin memperkirakan ukuran personel militer masa depan menggunakan statistik medis sejak lebih dari 15 tahun yang lalu, yang kemudian diperlukan bahwa model baru memiliki perlindungan sangat tinggi untuk awak, serta konstruksi kursi khusus untuk menjaga operator tank dari gelombang kejut ledakan.

Militer Jerman, yang dikutip oleh media, “masih harus diklarifikasi” jika desain tank baru tersebut dapat diubah. Menurut Die Welt, panel ahli akan segera bertemu untuk dapat segera membahas permasalahan ini.

HARUS BACA :  Putin: Tidak Ada Pembicaraan Pembebasan Pelaut Ukraina

Sekitar 350 unit kendaraan lapis baja Puma diatur untuk memasuki layanan pada tahun 2020. Pengiriman tank Puma kini telah tertunda sekitar 57 bulan atau hampir lima tahun, karena harga total untuk kendaraan lapis baja baru meningkat menjadi $ 1,41 miliar, dan setiap Puma baru ini 55 persen lebih mahal daripada yang diindikasikan pada awalnya.

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

HARUS BACA :  Bahrain Borong Amunisi untuk Armada F-16V

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Program Angkatan Darat AS Ubah Tank Jadi 'Robot' Tank

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here