Fase Akhir Program Anti Rudal Jerman Dimulai

Militer.or.id – Fase Akhir Program Anti Rudal Jerman Dimulai.

Uji peluncuran Sistem Pertahanan Udara Taktis (TLVS) berbasis darat yang disebut juga sebagai Medium Extend Air Defense System (MEADS) © Humas WSMR

Militer.or.id – Pejabat Kementerian Pertahanan Jerman telah merilis permintaan kedua dan terakhir yang telah lama ditunggu-tunggu mengenai proposal ke MBDA dan Lockheed Martin untuk senjata pertahanan rudal terbaru, seperti dilansir dari rilis pers Lockheed Martin pada hari Kamis.

Langkah Jerman ini menutup negosiasi tahap pertama atas program TLVS Bundeswehr, singkatan dari Taktisches LuftVerteidigungsSystem, antara pemerintah dan tim industri trans-Atlantik.

HARUS BACA :  Media China Sarankan Beijing Miliki Enam Kapal Induk

Pada tahap berikutnya, para pejabat diharapkan menuntaskan biaya yang mengikat dan parameter teknis yang akan mengarah kepada kontrak akuisisi tahun depan. Bundestag, parlemen Jerman, masih harus menyetujui pendanaan untuk program pada tahap itu.

Sistem Pertahanan Udara Taktis (TLVS) berbasis darat © bernhardhuber via MBDA Systems

Dikembangkan dari Medium Extended Air Defense System atau MEADS, sistem senjata ini dirancang untuk mencegat rudal yang diarahkan dari segala arah. Jika Jerman dapat melakukan proyek itu, maka akuisisi akan memberi Angkatan Udara Bundeswehr sistem pertama yang memiliki kemampuan 360 derajat.

HARUS BACA :  Korvet Proyek 22800 Kelas Karakurt Telah Meluncur – Militer.or.id
HARUS BACA :  3 Air Force C-130s Getting Avionics Upgrade

Pejabat di Berlin telah mengambil waktu mereka dengan menggerakkan TLVS ke depan, dengan alasan bahwa pengaturan program pada jalur yang menjanjikan dianggap lebih penting daripada menunjukkan hasil terlebih dahulu. Kegagalan pada program ini akan memberikan pukulan yang sangat besar kepada Kementerian Pertahanan Jerman yang belum pulih dari laporan memalukan tentang kurangnya dalam kesiapan militer.

“Fase negosiasi yang komprehensif dengan tegas meningkatkan pemahaman bersama kami mengenai risiko dan mencari solusi yang mungkin serta akan memastikan tender TLVS sepenuhnya memenuhi persyaratan BAAINBw”, jelas Gregory Kee, direktur pelaksana usaha patungan TLVS.

BAAINBw singkatan singkatan Organisasi Pengadaan Departemen Pertahanan Jerman yang mengawasi semua aspek kontraktual dari program tersebut.

HARUS BACA :  Yordania Tawarkan M113 untuk Sumbang Militer Filipina

Program TLVS secara efektif adalah proyek berskala besar pertama yang telah melewati persyaratan baru dari proses akuisisi pertahanan Jerman yang bernama Agenda Rüstung. Reformasi sistem akuisisi Bundeswehr adalah salah satu tujuan Menteri Pertahanan Ursula von der Leyen, menjadikan sistem anti-rudal yang baru sebagai preposisi yang harus dimenangkan.

Dalam kasus kegagalan, Raytheon kini sedang menunggu untuk menjual lebih banyak upgrade rudal Patriot kepada armada pertahanan Jerman. Perusahaan itu bekerjasama dengan Rheinmetall awal tahun ini dengan harapan menjual solusi pertahanan udara terpadu ke Berlin, juga mengatasi jangkauan roket, artileri dan mortir yang lebih pendek di samping segmen menengah.

HARUS BACA :  Yordania Tawarkan M113 untuk Sumbang Militer Filipina
Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Tokyo Klaim Nama "Laut Jepang" Didirikan Secara Internasional

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here