Latihan Crash Team Lanud Raden Sadjad

Latihan Crash Team Lanud Raden Sadjad

Militer.or.id – Latihan Crash Team Lanud Raden Sadjad.

Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme personel Crash Team Lanud Lanud Raden Sadjad dalam menghadapi maupun menangani kejadian sebenarnya jika terjadi sesuatu yang tidak diharapkan.

Ranai, Natuna, Militer.or.id – Berawal dari satu pesawat penumpang dengan kode Pesawat PK-XXX terbang tinggal landas pada pukul 13.50 Wib dari Bandar Udara Raden Sadjad Ranai-Natuna menuju Batam pada ketinggian 10.000 Feet jarak 10 Nautical Mile pesawat mengalami malfunction pada mesin sebelah kanan dan Return To Base (RTB) untuk melaksanakan prosuder pendaratan di Lanud Raden Sadjad. Pesawat diperkirakan membawa 30 orang penumpang.

Petugas Pengatur Lalu Lintas Udara (PLLU) menginformasikan bahwa pesawat kembali ke Natuna dan melaksanakan pendaratan darurat, petugas PLLU diteruskan kepada petugas Tim Kecelakaan (crash team) dan unsur terkait dan saat mendarat pada Kamis 30-8-2018 di landasan Lanud Raden Sadjad, pesawat tergelincir di runway 36.

Kejadian tersebut langsung mendapat penanganan dari tim crash yang terdiri dari unsur Baseops, Pemadam Kebakaran (PK), Satpomau, Intelijen, tim kesehatan dari Satuan Kesehatan (Satkes) Lanud Raden Sadjad dan serta pendukung lainnya.

Masing-masing dengan sigap dan cekatan menangani kecelakaan tersebut sesuai tugas pokoknya, mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengevakuasi korban ke Unit Gawat Darurat (UGD) Satkes guna diberikan pertolongan lebih lanjut.

Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme personel Crash Team Lanud Raden Sadjad dalam menghadapi maupun menangani kejadian sebenarnya jika terjadi sesuatu yang tidak diharapkan.

Latihan ini melibatkan semua unsur yang mendukung penerbangan serta diikuti oleh 70 personel Lanud Raden Sadjad dan Pertolongan Kecelakaan Penerbangan-Pemadam Kebakaran (PKP-PK) Kabupaten Natuna.(tni-au.mil.id)

administrator
Menyebarkan berita berita <a><b>Militer Indonesia</b></a> dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *