TNI dan ITB Dirikan Bangunan Serbaguna untuk Pengungsi di Palu – Militer.or.id

Militer.or.id – TNI dan ITB Dirikan Bangunan Serbaguna untuk Pengungsi di Palu – Militer.or.id.

Menurut Gilang salah satu Tim Arsitektur ITB mengatakan bahwa untuk membuat bangunan ini, Tim Arsitektur ITB menggunakan bambu sebagai bahan utamanya, dimana bambu selain kuat juga mudah didapat.

Palu, Jakartagreater.com – Sebanyak 48 prajurit TNI dari Batalyon Infanteri 714/Sintuwu Maroso dipimpin Mayor Inf Arianto Maskare S. yang tergabung dalam Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad).

HARUS BACA :  Komisi I DPR RI Kunjungi Brigif-1 Marinir

Penanggulangan Bencana gempa bumi, tsunami dan likuifaksi Kota Palu, Sigi dan Donggala, Sulawesi Tengah, bekerja sama dengan Tim Arsitektur Institut Teknolagi Bandung (ITB) bahu membahu dirikan tenda serbaguna pada Minggu 21-10-2018  di lokasi pengungsian Petobo, Kota Palu.

Pembangunan tenda serbaguna yang dilakukan oleh prajurit TNI dan ITB ini diperuntukan sebagai wadah kegiatan warga disekitar pengungsian seperti sarana Ibadah, balai pertemuan, trauma Healing anak-anak korban bencana gempa bumi dan likuifaksi beberapa waktu yang lalu di Kota Palu, Sigi dan Donggala Sulawesi Tengah.

HARUS BACA :  Pilot dan Teknisi TNI AU Segera ke Rusia Pelajari Su-35
HARUS BACA :  Indonesia Ditargetkan Mandiri Alutsista Tahun 2045

Bangunan ini dapat menampung kurang lebih 50 orang dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan di bangunan ini. Menurut Gilang salah satu Tim Arsitektur ITB mengatakan bahwa kedatangannya di tempat ini untuk menyumbang dalam bentuk bangunan dari rekan-rekan Mahasiswa, Dosen dan beberapa donatur dari luar ITB dalam bentuk bangunan Resiprokal Tanel.

“Resiprokal Tanel semacam bangunan serbaguna yang bisa digunakan sebagai wadah atau sarana bagi para pengungsi di tempat ini,”ujar Gilang.

HARUS BACA :  Pergeseran Tank Marder 1A3 dari Yonif Mekanis Raider 413/Bremoro

Lebih lanjut Gilang mengatakan bahwa untuk membuat bangunan ini, Tim Arsitektur ITB menggunakan bambu sebagai bahan utamanya, dimana bambu selain kuat juga mudah didapat.

“Bangunan ini dapat bertahan sampai dengan 6 bulan kedepan untuk dapat digunakan disesuaikan dengan situasi dan kondisi pengungsian di daerah Petobo,” kata Gilang .

“Selain bekerja sama dengan TNI, kami juga bekerja sama dengan mahasiswa Universitas Tadulako untuk membuat bangunan seperti ini ditempat lain. Kami berharap dapat terus bekerja sama dengan TNI untuk membangun fasilitas seperti ini ditempat lain,”jelas Gilang.(Puspen TNI)

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

HARUS BACA :  Pilot dan Teknisi TNI AU Segera ke Rusia Pelajari Su-35

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Pulau Batek NTT Jadi Lokasi Strategis Pangkalan Militer

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here