Taliban Afghanistan Akan Hadiri Pembicaraan Perdamaian di Moskow

Militer.or.id – Taliban Afghanistan Akan Hadiri Pembicaraan Perdamaian di Moskow.

dok. Mantan Petempur Taliban. commons.wikipedia.org

Peshawar, Militer.or.id – Taliban Afghanistan akan mengikuti pembicaraan perdamaian banyak pihak, yang diselenggarakan oleh Rusia pada Jumat 2-11-2018, kata sejumlah tokoh utama kelompok itu dirilis Antara,  Selasa 6-11-2018.

Taliban mengungkapkan keputusan tersebut setelah Amerika Serikat dan Afghanistan menolak undangan mengikuti pertemuan Moskow. Namun, juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid mengatakan para tokoh tidak secara resmi setuju mengambil bagian dalam pembicaraan itu.

HARUS BACA :  Vietnam Kuba Intensifkan Persahabatan Angkatan Bersenjata

Rusia mengundang 12 negara dan Taliban, namun Amerika Serikat dan pemerintah Afghanistan, yang didukung AS, menolak hadir. Perwakilan dari Iran, China, Pakistan, Tajikistan, Uzbekistan dan Turkmenistan dijadwalkan hadir, kata para tokoh itu.

Pertemuan Moskow menggarisbawahi peranan penting yang sedang dimainkan Rusia di Afghanistan, beberapa dasawarsa setelah pasukan Soviet keluar dari negara itu, dengan membawa rencana investasi bisnis, program diplomatik dan kebudayaan serta bantuan militer kecil untuk pemerintah pusat.

HARUS BACA :  Kini Giliran Suriah Kepung ISIS di Deir Az Zour

Presiden Afghanistan Ashraf Ghani menolak undangan karena menganggap bahwa pembicaraan dengan Taliban harus dipimpin oleh pemerintah Afghanistan. Meskipun begitu, Rusia tetap maju dengan pertemuan Moskow-nya.

HARUS BACA :  Bahrain Borong Amunisi untuk Armada F-16V

Langkah diplomatik Rusia itu telah membuat marah Kabul karena pertemuan tersebut bisa menyulitkan proses perdamaian dukungan AS yang sedang berjalan. Delegasi berisi 5 anggota Taliban yang dipimpin oleh Sher Mohammad Abbas Stanakzai, kepala dewan politik Taliban di Qatar, akan hadir pada pertemuan Moskow.

“Sebagian besar pemimpin utama kami telah menunjukkan keinginan untuk berpartisipasi dalam pembicaraan perdamaian Moskow walaupun beberapa di antara mereka juga memperlihatkan keraguan dan mengatakan (pertemuan) itu tidak akan memberikan keuntungan apa pun bagi mereka di lapangan di Afghanistan,” kata seorang anggota Taliban.

HARUS BACA :  Pangab Thailand Tutup Latma Cobra Gold 2018
HARUS BACA :  Pesawat N219 Siap Uji Terbang Maret 2017

Beberapa anggota Taliban mengatakan delegasi kelompok itu akan menyampaikan tuntutan mereka agar seluruh pasukan asing ditarik, semua tahanan dibebaskan dan larangan bepergian dicabut.

Kendati pejabat pemerintah Afghanistan tidak akan menghadiri pertemuan Moskow, anggota Dewan Tinggi Perdamaian (HPC) diperkirakan hadir. HPC adalah badan Afghanistan, yang menaungi upaya memulai kembali perundingan perdamaian.

Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here