Uji Statis Rhan-450 | Militer.or.id

Uji Statis Rhan-450
Uji Statis Rhan-450 (Kemhan)

Puslitbang Alpalhan melaksanakan uji statis roket jarak 100 km ground to ground (Rhan-450) di Jl. Raya Rumpin No. 2 Mekarsari, Bogor.

Dilansir dari laman Kemhan (7/ 11), Kegiatan diawali sambutan pertama oleh Deputi LAPAN Dr. Rika Andiarti dari LAPAN, kemudian sambutan kedua oleh Kapuslitbang Alpalhan Balitbang Kemhan Brigjen TNI Abdullah Sani, pembacaan doa, dilanjutkan uji statis roket jarak 100 km ground to ground (Rhan-450) dari tim LAPAN dan terakhir evaluasi hasil pelaksanaan uji statis roket jarak 100 km ground to ground (Rhan-450).

HARUS BACA :  Chasis BMP-3 Artileri Anti-Pesawat di IMTF-Army 2017

Pelaksanaan uji statis roket jarak 100 km ground to ground (Rhan-450) ini adalah hasil kerjasama antara Balitbang Kemhan dengan LAPAN yang telah melaksanakan uji statis roket jarak 100 km ground to ground (Rhan-450) yang ke-2.

Dalam pelaksanaannya, program pengembangan Roket Jarak 100 Km ground to ground (RHan-450) TA. 2018 adalah salah satu program kerja sama utama antara Balitbang Kemhan, PT Dahana dengan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN).

HARUS BACA :  Kerja Sama KRI RE Martadinata dan USNS Rappahannock
HARUS BACA :  Indonesia Orders Terma SCANTER 6000 Radars for Five Patrol Vessels

Tujuan dari program ini adalah untuk menguji kinerja sistem propulsi roket Rhan-450, kekuatan struktur motor roket dan thermal.

Roket RHAN-450 adalah roket berbahan bakar padat dengan diameter luar sebesar 450 mm. Panjang total roket mencapai 7.1 meter dan massa total dapat mencapai 1600 kg.

Roket ini akan membawa dua payload yang terdiri dari payload GPS dan payload Radar.

Kedua payload ini memiliki misi untuk mengetahui gerakan dan posisi roket selama terbang.

Target dari pengembangan Roket RHAN-450 ini adalah bahwa roket terbang dengan baik dan stabil tanpa adanya anomali gerakan yang terjadi pada saat uji statis.

HARUS BACA :  KN Bintang Laut Tangkap Dua Kapal Vietnam Berbendera Malaysia

Disamping itu juga diharapkan data sensor gerak roket (akselerometer, gyro dan GPS) yang terdapat pada payload dapat bekerja dengan baik dan dapat ditransfer ke ground station secara utuh dan baik sejak awal peluncuran sampai dengan roket kembali jatuh ke bumi.

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

HARUS BACA :  Lanud Pattimura Jadi Pendukung Satgasud Latihan PPRC TNI

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Jet Tempur KFX/IFX Mengadopsi 4 Teknologi Eropa

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here