Atasi Kekurangan Personil Militer, Jepang Kembangkan Teknologi Kecerdasan Buatan

Japan Air Self-Defense Force (JASDF via mod.go.jp; http://www.mod.go.jp/asdf/English_page/organization/formation01/index.html)

Kantor berita NHK Jepang melaporkan bahwa Pedoman Program Pertahanan Nasional (NDPG) Jepang yang baru akan membutuhkan lebih banyak upaya untuk mengembangkan teknologi kecerdasan buatan dan sistem tanpa awak untuk mengkompensasi perkiraan kekurangan personil militer. Pedoman baru ini akan direvisi pada bulan Desember untuk pertama kalinya dalam lima tahun.

HARUS BACA :  Panglima TNI dan Dubes Singapura Bahas Kerjasama Bilateral

Menurut outlet media, dana tambahan dan personil harus dialokasikan untuk pengembangan ruang negara dan kemampuan pertahanan dunia maya di tengah pengembangan sistem senjata canggih di Cina.

Pedoman ini juga akan membutuhkan peningkatan usia pensiun dan memperkenalkan sistem tanpa awak untuk meningkatkan kemampuan pertahanan negara karena penurunan angka kelahiran, yang berarti bahwa Pasukan Bela Diri Jepang akan menghadapi kekurangan di masa depan.

HARUS BACA :  Pangkostrad Kunjungi Brigif Para Raider 17 Yonkav 1 dan Kikav 1

Laporan itu muncul setelah rancangan proyek dokumen itu disampaikan oleh pemerintah kepada panel ahli.

Menteri Pertahanan Takeshi Iwaya mengatakan kepada wartawan bahwa Jepang akan terus bergantung pada Amerika Serikat dalam masalah yang berkaitan dengan menyerang markas musuh.

Sumber: Sputnik News

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here