Setelah ke Hong Kong, USS Chancellorsville Berpatroli di Sekitar Laut Cina Selatan

Kapal penjelajah rudal USS Chancellorsville (CG 62). (Angkatan Laut AS oleh Fotografer Mate Airman Dylan Butler via commons.wikimedia; https://commons.wikimedia.org/wiki/File:USS_Chancellorsville_(CG-62)_takes_a_wave.jpg)

Angkatan Laut pada hari Senin mengirim salah satu kapal penjelajah rudal-dituntunnya melalui perairan di sekitar Kepulauan Paracel di Laut Cina Selatan, kata pejabat Armada Pasifik AS kepada CNN.

USS Chancellorsville berlayar di pulau-pulau yang diklaim oleh Cina dalam operasi navigasi-merdeka setelah menyelesaikan kunjungan pelabuhan di Hong Kong dengan USS Ronald Reagan dan USS Curtis Wilbur pada minggu sebelumnya.

Kunjungan Hong Kong menjadi berita utama karena itu adalah pertama kalinya kapal AS mengunjungi Cina sejak negara itu memalingkan USS Wasp pada bulan September.

HARUS BACA :  India Tambah 56 Unit Kapal Perang dan 6 Unit Kapal Selam

Penyangkalan Wasp terjadi setelah 10 persen tarif dipungut atas 200 miliar USD impor tahunan Cina dan Amerika Serikat telah mengeluarkan sanksi terhadap Cina setelah menemukan negara itu membeli jet tempur dari Rusia dan sistem rudal permukaan-ke-udara.

AS secara teratur melakukan misi navigasi-bebas di wilayah tersebut dan pada bulan September mengirim USS Decatur melalui pulau-pulau Spratly yang sama-sama disengketakan. Selama patroli itu, sebuah kapal perang Cina membuat apa yang disebut “tidak aman dan tidak profesional” bergerak dengan berlayar dalam jarak 45 yard dari Decatur, memaksa awak kapal AS untuk membelokkan diri untuk menghindari tabrakan.

HARUS BACA :  Kunjungi PT Lundin, Menhan Pantau Perkembangan Tank Boat – Militer.or.id
HARUS BACA :  Rusia Mulai Mengirimkan S-400 ke China

CNN melaporkan bahwa seorang pejabat yang tidak disebutkan namanya mengatakan sebuah kapal Cina mengikuti Chancellorsville selama operasi hari Senin, tetapi perilakunya tidak dianggap berbahaya.

CNN juga melaporkan bahwa dua pejabat tak dikenal mengatakan Cina “mengeluarkan protes diplomatik formal, yang dikenal sebagai demarche” setelah patroli Chancellorsville.

Pelayaran Chancellorsville datang dua hari sebelum kapal perusak rudal USS Stockdale dan kapal pengisian minyak USNS Pecos berlayar melalui Selat Taiwan, wilayah lain yang dianggap sensitif oleh para pemimpin Cina.

HARUS BACA :  Ditabrak Burung, Pilot India Berhasil Daratkan Mirage 2000

Kedua operasi itu dilakukan beberapa hari sebelum Presiden Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping dijadwalkan sementara bertemu di Argentina untuk KTT G-20.

Trump mengatakan kepada Wall Street Journal pekan ini bahwa ia siap untuk menerapkan tarif pada 267 miliar USD lainnya dalam perdagangan dengan Cina, dan tarif itu bisa meningkat lebih banyak lagi tahun depan.

Sumber: Stripes

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

HARUS BACA :  Ditabrak Burung, Pilot India Berhasil Daratkan Mirage 2000
Roy Prasetya
Roy Prasetyahttps://militer.or.id
NKRI adalah harga mati! Demikian menjadi prinsip hidup penulis lepas ini. Berminat terhadap segala macam teknologi militer sejak kelas 5 SD, ketika melihat pameran Indonesian Air Show 1996.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here