Seluruh Israel Dalam Jangkauan Misil Kami – Militer.or.id

Bendera Hezbollah. (credit: Tasnimnews.com)

Militer.or.id   –  Ketegangan yang mendidih antara Tel Aviv dan organisasi militan dan politik yang bermarkas di Lebanon meningkat pekan lalu setelah pasukan Israel melancarkan operasi ‘Northern Shield’, yang bertujuan untuk menghancurkan terowongan yang diduga milik Hizbullah yang digunakan untuk menyalurkan militan dan senjata melalui perbatasan Israel-Lebanon.

Hezbollah mampu menargetkan setiap titik di Israel dengan misilnya, kelompok kedua dalam perintah Sheikh Naim Qassem mengatakan dalam sebuah wawancara dengan surat kabar al-Vefagh Iran, dirilis Sputniknews.com, 9-12-2018.

“Tidak ada satu titik pun di wilayah pendudukan luput dari jangkauan rudal Hizbullah,” kata Qassem.

Menurut pejabat senior, Rudal-Rudal itu berfungsi untuk menghalangi Israel memulai perang lain dengan Libanon dengan mengekspos “Israeli home front”.

HARUS BACA :  MBT Leopard 2 SG Singapura Gilas Mobil SUV

Qassem juga mengomentari perang di Suriah, di mana Hizbullah telah memainkan peran aktif dalam membantu pemerintah Suriah melawan gabungan militan termasuk Daesh (ISIS) dan Nusra Front. Pejabat itu memuji kemenangan yang dicapai terhadap para teroris, tetapi mengkritik AS karena dugaan menghalangi proses perdamaian.

Sheikh Naim Qassem. (credit: Erfan Kouchari / Tasnimnews.com)

Ketegangan antara Tel Aviv dan Beirut meningkat dalam beberapa bulan terakhir setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memperingatkan bahwa Israel tidak akan membiarkan Hizbullah dan Iran “lolos dengan” dugaan penempatan Rudal presisi di Libanon, termasuk di sekitar bandara internasional Beirut.

HARUS BACA :  Lacak Kapal Selam AS, Rusia Coba "Trik" Baru
HARUS BACA :  Jet Tempur Rusia Hancurkan Tempat Perakitan Drone

Pekan lalu, Hizbullah mempublikasikan sebuah video propaganda yang memperingatkan Israel terhadap peluncuran Rudal di Libanon di tengah serangan Israel yang diduga tidak berhasil terhadap Suriah.

Israel menyerbu Lebanon pada 2006 sebagai tanggapan atas serangan lintas perbatasan oleh Hizbullah dan penculikan 2 orang tentara Israel. Konflik, yang berlangsung selama 34 hari dan merenggut nyawa lebih dari 1.300 orang, dihentikan oleh gencatan senjata yang ditengahi PBB.

HARUS BACA :  Pasar Kapal Domestik Tengah Menurun, Lundin Industry Genjot Ekspor

Hubungan antara Israel dan Lebanon memburuk kembali awal tahun ini, dan para pejabat dari kedua negara secara terbuka berbicara tentang kemungkinan konflik militer.

Rencana lama Israel untuk membangun tembok di sepanjang perbatasan selatan Lebanon, pendudukan Tel Aviv yang sedang berlangsung di Shebaa Farms Lebanon sejak Perang Arab-Israel 1967, perselisihan soal ladang gas di Laut Mediterania Timur, dan kecurigaan Israel bahwa Iran menggunakan Hizbullah sebagai proxy untuk berperang di Israel semuanya memainkan peran dalam hubungan negara yang buruk.

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

HARUS BACA :  Kapal Perang Thailand Krabi-551 Menuju Lombok
Roy Prasetya
Roy Prasetyahttps://militer.or.id
NKRI adalah harga mati! Demikian menjadi prinsip hidup penulis lepas ini. Berminat terhadap segala macam teknologi militer sejak kelas 5 SD, ketika melihat pameran Indonesian Air Show 1996.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Kasal Resmikan Pangkalan Angkatan Laut Mamuju

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here