AD India Bangun CAS dengan AH-64E Apache dan LCH HAL

Militer.or.id – AD India Bangun CAS dengan AH-64E Apache dan LCH HAL.

Boeing AH-64E Apache (Tomás Del Coro)

Kementerian Pertahanan India telah menyetujui pembelian senilai $ 654,6 juta untuk enam helikopter serang Apache AH-64E Guardian untuk Angkatan Darat India.

Reuters melaporkan bahwa ini merupakan tindak lanjut dari pembelian 22 Apache Apache Guardian India sebelumnya (dan juga 15 CH-47F Chinook) untuk Angkatan Udara India (IAF) pada bulan September 2015.

Dengan pembelian ini Angkatan Darat India akan mempertahankan armada Apache yang terpisah dari Angkatan Darat India.

HARUS BACA :  Peninjauan Rencana Lokasi Pangkalan Armada Terpadu di Lampung

Pada bulan Mei, Thehindu.com melaporkan bahwa Angkatan Darat India membutuhkan 11 helikopter Apache sendiri. Awalnya Angkatan Darat India berusaha untuk mendapatkankannya beberapa IAF, namun IAF menentang proposal tersebut, dengan menekankan bahwa setiap Apache sangat penting dengan tugas yang telah dibebankan kepada mereka.

Pensiunan Wakil Pimpinan Angkatan Udara IAF Marsekal Manmohan Bahadur mengatakan kepada bahwa IAF membutuhkan Apache untuk “peran khusus … Misi Heliborne Khusus dan Combat Search and Rescue (CSAR).

HARUS BACA :  PAF in the Market for Spares of 2 S-211 Ejection Systems
HARUS BACA :  Pangkostrad Tutup Apel Dansat Terpusat 2018

Menurut Thehindu.com, Angkatan Darat India bermaksud untuk membangun sebuah armada terdiri dari 39 helikopter serang Apache, yang akan bergabung dengan 114 Light Combat Helicopters (LCH) Hindustan Aeronautics Limited (HAL). Apache dan LCH akan membangun close air support (CAS) Angkatan Darat India (CAS) untuk operasi darat.

Apache Guardian adalah iterasi terbaru dari platform helikopter serang berat AH-64 Apache. Didukung oleh dua mesin turboshaft General Electric T700-701D dan bisa membawa 16 rudal anti-tank (ATGM).

Pemesanan Apache oleh IAF mencakup 812 AGM-114L-3 Hellfire Longbow dan 542 AGM-114R3 Hellfire ATGMs, 245 rudal Stinger Block I-92H dan 12 AN / APG-78 Fire Control Radars (di antara sistem lainnya).

HARUS BACA :  Pangkostrad Tutup Apel Dansat Terpusat 2018

Boeing juga merupakan mitra offset (komponen) untuk India. Sebagai bagian dari pembelian tHUN 2015, Boeing – bekerja sama dengan Tata Advanced Systems Limited (TASL) – sedang membangun fasilitas produksi di Hyderabad’s Adibatla Special Economic Zone (SEZ). Pabrik tersebut akan memproduksi AH-64 fuselages dan subassemblies lainnya untuk Angkatan Darat India dan IAF, serta rantai pasokan global. Quwa.org.

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

HARUS BACA :  PAF in the Market for Spares of 2 S-211 Ejection Systems

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  USS Detroit Mulai Menguji SSMM

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here