Malaysia Bakar Kapal Nelayan Asing Ilegal

Militer.or.id – Malaysia Bakar Kapal Nelayan Asing Ilegal.

Badan Penegakan Maritim Malaysia (MMEA) bakar kapal nelayan asing ilegal (MMEA)

Kuala Lumpur – Malaysia pada Rabu, 30/8/2017 untuk pertama kali membakar kapal asing yang menangkap ikan secara ilegal di perairan Malaysia. Tindakan ini dilakukan di tengah panasnya persoalan tentang kapal-kapal pukat yang melanggar hukum.

Batas maritim yang tidak jelas merupakan masalah konstan bagi Malaysia dan negara tetangganya di Asia Tenggara yang berjuang untuk menangkal kapal nelayan asing beroperasi secara ilegal di perairan mereka.

HARUS BACA :  Gubernur AAL Kunjungi Comando in Capo della Squadra Navale

Pada awal 2016, lebih dari 100 kapal penangkap ikan China terdeteksi di negara bagian Sarawak, sementara pada April, Indonesia menenggelamkan 81 kapal, sebagian besar merupakan kapal nelayan asing yang beroperasi secara ilegal di perairannya.

Kapal ikan asing yang masuk ke Malaysia dibakar di lepas pantai di wilayah utara Kelantan, dan merupakan pertama kali pihak berwenang Malaysia melakukan tindakan tersebut, menurut Badan Penegakan Maritim Malaysia (MMEA).

Badan Penegakan Maritim Malaysia (MMEA) bakar kapal nelayan asing ilegal (MMEA)

MMEA tidak menunjukkan secara spesifik negara asal kapal tersebut.

HARUS BACA :  Guatemala Akan Pindahkan Kedutaan ke Yerusalem
HARUS BACA :  Rencana Sensitif Rudal AS Dicuri Hacker China

“Metode ini menunjukkan betapa seriusnya MMEA mengawasi serbuan kapal nelayan asing di perairan Malaysia,” ujar Wakil Direktur Jenderal MMEA, Mohd Taha Ibrahim dalam pernyataannya.

Mohd Taha mengatakan pihak berwenang Malaysia sejauh ini telah menenggelamkan 285 kapal nelayan asing di seluruh negeri untuk menciptakan terumbu karang buatan, namun mengatakan cara tersebut belum memberi “dampak yang mendalam” pada nelayan asing yang beroperasi secara ilegal di perairan Malaysia.

HARUS BACA :  Rencana Sensitif Rudal AS Dicuri Hacker China

“MMEA akan terus meningkatkan pengawasan dan patroli kami untuk memberantas kejahatan yang dilakukan di laut,” ujar Mohd Taha. Reuters/Antara.

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Komandan Satrad 212 Ranai Tinjau Kesiapan Alutsista Radar

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here
HARUS BACA :  Rudal KCT-15 Vietnam Akan Dipandu GLONASS