Indonesia Darurat Su-35

Militer.or.id – Indonesia Darurat Su-35.

Indonesia darurat Su-35, kalimat itu mungkin bisa menggambarkan kegalauan Panglima Tentara Nasional Indonesia Jenderal Gatot Nurmantyo yang menunggu lama kehadiran Su-35.

Su-35 nantinya akan menggantikan pesawat tempur ringan F-5 Tiger II di Skuadron 14 yang sudah 18 bulan ini dipensiunkan. Purna tugasnya F-5 Tiger II menyebabkan personel pendukungnya juga bisa dikatakan ‘tidak efektif’.(Tribunnews)

HARUS BACA :  Boeing Expands Support for Royal Australian Air Force F/A-18 Fleet

Padahal personel vital seperti pilot membutuhkan jam terbang yang harus sering diasah untuk membuatnya semakin terampil dan profesional. Menurut Jenderal Nurmantyo, pilot pesawat tempur yang satu tahun menganggur membutuhkan waktu 6 bulan untuk berlatih dan menyegarkan kemampuannya untuk mengembalikan skill terbang.

HARUS BACA :  Merajut Kebersamaan di Idul Fitri, Danrem 162 Open House

Jenderal Nurmantyo berharap, kosongnya Skuadron 14 yang sebelumnya diperkuat F-5 Tiger II segera dapat diisi dengan pesawat tempur tercanggih buatan Rusia, Su-35.

HARUS BACA :  Latihan KRI RE Martadinata dan Kapal Perang US Navy

Jenderal berharap, pihak Kementerian Pertahanan dan Kementerian Perdagangan segera merealisasikan proses imbal beli Su-35 yang beberapa waktu lalu sudah ditandatangani antara PPI sebagai wakil dari Indonesia dan Rostec Rusia.

Su-35 adalah pesawat tempur generasi 4++, dan merupakan pengembangan tercanggih dari pesawat tempur Su-27. Su-35 saat ini menjadi pesawat tempur garis depan Rusia, dan menjadi andalan utama dalam operasinya di Suriah bersama dengan pesawat pembom tempur Su-34.

HARUS BACA :  Brigif Para Raider 3 Kostrad Latihan Terjun di Toraja Utara

Latest articles

44.1k Followers
Follow

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here
HARUS BACA :  Panglima TNI Hadiri Peringatan HUT ke-72 Sultan Brunei Darussalam