Serangan Koalisi AS Tewaskan 84 Warga Sipil di Suriah

Militer.or.id – Serangan Koalisi AS Tewaskan 84 Warga Sipil di Suriah.

ilustrasi : AGM-114 Hellfire (Kuba Bozanowski)

Damaskus – Serangan udara pimpinan AS terhadap kubu kelompok ISIS di Ar-Raqqah, Suriah, pada Maret 2017 menewaskan sedikitnya 84 warga sipil, termasuk puluhan anak kecil, ujar Human Rights Watch (HRW) pada Senin 25-9-2017.

Organisasi tersebut mengatakan serangan udara itu menghantam 2 lokasi: 1 gedung sekolah yang menampung keluarga yang kehilangan tempat tinggal di Kota Kecil Mansourah, dan 1 pasar serta pabrik roti di Kota Kecil Tabqa.

HARUS BACA :  Yonkav 1 Kostrad Berlatih di Padang Cermin, Lampung

Saksi mata, kata HRW, mengakui bahwa pasukan tempur ISIS  ada di kedua tempat tersebut, tetapi  warga sipil sangat banyak juga  di sana.

HARUS BACA :  Mengerikan, Inilah Ledakan Senjata-Senjata Andalan Amerika

“Serangan ini menewaskan puluhan warga sipil, termasuk anak kecil, yang suah berlindung di satu gedung sekolah atau sedang antre untuk membeli roti di satu pabrik roti,” ujar Wakil Direktur Darurat HRW Oleh Solvang, sebagaimana dikutip Xinhua, yang dipantau Antara pada Senin 25-9-217 malam di Jakarta.

HARUS BACA :  Satgas Rimpac Sholat Idul Adha di Perairan Papua

Wakil Direktur Darurat HRW menyatakan bahwa serangan udara pertama dilancarkan pada 20 Maret 2017, dan menewaskan tidak kurang dari 40 orang termasuk 16 anak kecil di Sekolah Badia di Mansourah. Serangan kedua dilancarkan pada 22 Maret 2017 dan menewaskan sedikitnya 44 orang termasuk 14 anak kecil di pabrik roti dan Pasar Tabqa.

Koalisi pimpinan AS telah melancarkan serangan udara untuk mendukung operasi anti-ISIS di Suriah sejak September 2014, setelah memperluas kegiatannya di negara tetangga Suriah, Irak. (Antara/Xinhua-OANA).

HARUS BACA :  Mampukah AS dan NATO Atasi Pertahanan Rusia? – Militer.or.id

Latest articles

44.1k Followers
Follow

Related articles

HARUS BACA :  Letjen TNI Agus Kriswanto Ikuti Tradisi Penerimaan di Makostrad

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here