Liga Arab Akan Lobi PBB untuk Akui Negara Palestina

Militer.or.id – Liga Arab Akan Lobi PBB untuk Akui Negara Palestina.

© The Middle East Magazine

Amman, Militer.or.id – Negara-negara Arab akan segera melakukan langkah diplomatik membujuk Perserikatan Bangsa-Bangsa mengakui negara Palestina dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya di wilayah yang direbut Israel pada perang tahun 1967, kata Menteri Luar Negeri Yordania Ayman Safadi.

Enam menteri luar negeri Arab bertemu pada Sabtu 6 Januari 2018 di Amman untuk menindaklanjuti keputusan-keputusan yang diambil Liga Arab sebelumnya menanggapi langkah Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Desember 2017 mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, sebuah keputusan yang membalik kebijakan AS mengenai Timur Tengah yang telah berlaku selama beberapa dekade.

HARUS BACA :  Serangan Israel Tewaskan 7 Warga Gaza & Perwira Hamas

Sebuah komite yang beranggota Mesir, Maroko, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, pihak Palestina dan dikepalai oleh Yordania dibentuk setelah sidang darurat Liga Arab di Kairo beberapa saat setelah keputusan Trump yang menyerukan Washington agar membatalkan keputusannya.

HARUS BACA :  Mesir Luncurkan Gowind Pertama Buatan Lokal

Liga Arab menyatakan pada waktu itu langkah tersebut akan memicu kekerasan di kawasan dan melukiskan pengumuman Trump sebagai “pelanggaran hukum internasional yang berbahaya” yang tak memiliki dampak hukum.

Safadi mengatakan para menteri akan merekomendasikan serangkaian langkah untuk menyelenggarakan pertemuan para menteri Liga Arab yang dijadwalkan akhir bulan ini, “Kami hadapi keputusan dengan mengusahakan resolusi PBB untuk mengakui sebuah negara Palestina atas dasar perbatasan tahun 1967 dengan Yerusalem sebagai ibu kotanya,” kata Safadi.

HARUS BACA :  Korea Utara Kembali Tembakkan Rudal Melewati Jepang

Ia tidak menjelaskan mengenai waktu langkah-langkah diplomatik mulai dilakukan atau juga tidak mengatakan apakah ia merujuk kepada Dewan Keamanan PBB atau resolusi Majelis Umum.

Sekjen Liga Arab Ahmed Aboul Gheit mengatakan pertemuan tingkat menteri juga akan membahas peran Washington dalam pemeliharaan perdamaian Arab-Israel di masa depan yang negara-negara anggota menyatakan sekarang dibahayakan oleh apa yang mereka lihat bias AS terhadap Israel.

HARUS BACA :  Boomer Baru Rusia Mulai Uji Laut, Dua Lagi Dibangun
HARUS BACA :  Israel Serang Sejumlah Sasaran di Jalur Gaza – Militer.or.id

“Kami ingin mengurangi kerugian di pihak Palestina dan mengurangi apa yang diperoleh Israel,” kata Abdul Gheit.

Negara-negara Arab juga akan membahas apakah menyelenggarakan konferensi tingkat tinggi luar biasa bagi para pemimpin mereka atau menunggu sampai KTT yang dijadwalkan di Riyadh, ibu kota Arab Saudi, pada akhir Maret, katanya.

Pengakuan Trump atas Yerusalem sebagai ibu kota Israel telah membuat marah dunia Arab dan para sekutu Barat, yang menyatakan hal itu merupakan pukulan bagi usaha-usaha perdamaian dan berisiko memicu kekerasan lagi di kawasan.(Antara/Reuters)

Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here