Internasional

India Deportasi Turis Inggris Akibat Aktivitas Politik Terkait Konflik Gaza di Kawasan Pushkar

Pemerintah India secara resmi mengeluarkan perintah deportasi terhadap dua warga negara Inggris, Lewis Gabriel D dan Anushi Emma Christine, menyusul keterlibatan mereka dalam aktivitas politik di wilayah Rajasthan. Langkah tegas ini diambil setelah keduanya kedapatan menempelkan atribut kampanye terkait konflik di Jalur Gaza, yang dinilai melanggar ketentuan visa turis berdasarkan hukum imigrasi setempat.

Pelanggaran Ketentuan Visa dan Tindakan Hukum

Berdasarkan laporan kepolisian, pasangan tersebut mengampanyekan pesan dukungan terhadap Palestina melalui stiker bertuliskan Free Palestine dan Boycott Israel di berbagai lokasi strategis di kota wisata Pushkar. Otoritas keamanan menyatakan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran nyata terhadap Immigration and Foreigners Act of 2025.

Asisten Komisioner Polisi, Rajesh Meena, menegaskan bahwa warga negara asing dilarang keras terlibat dalam aktivitas politik yang dapat mengganggu ketertiban atau menunjukkan sikap tidak hormat terhadap negara lain saat berada di wilayah hukum India.

Jika terbukti melanggar, tindakan tegas berupa deportasi dan masuk dalam daftar hitam akan diberlakukan.

Sensitivitas Keamanan di Kawasan Pushkar

Pushkar merupakan zona dengan sensitivitas tinggi mengingat statusnya sebagai destinasi utama bagi warga negara Israel, terutama mereka yang baru menyelesaikan wajib militer. Saat ini, diperkirakan terdapat sekitar 2.000 warga Israel di kota tersebut, dengan konsentrasi aktivitas di pusat-pusat komunitas Yahudi seperti Chabad.

Kehadiran atribut kampanye politik di kawasan ini dikhawatirkan dapat memicu gesekan antar-kelompok di tengah eskalasi konflik di Timur Tengah yang telah merenggut lebih dari 71.800 nyawa warga Palestina sejak Oktober 2023. Meskipun gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat telah berlaku, situasi di lapangan tetap tegang dengan akses bantuan medis yang sangat terbatas bagi warga sipil.

Dinamika Strategis Hubungan India-Israel

Tindakan hukum terhadap warga Inggris ini terjadi di tengah penguatan signifikan hubungan bilateral antara New Delhi dan Tel Aviv. Di bawah pemerintahan Perdana Menteri Narendra Modi, Israel telah bertransformasi menjadi salah satu mitra pertahanan utama dan pemasok alutsista terbesar bagi militer India.

Meskipun secara resmi mendukung solusi dua negara di forum internasional, New Delhi menunjukkan sikap yang semakin sinkron dengan kepentingan keamanan Israel. Kunjungan kenegaraan PM Modi ke Israel yang dijadwalkan akhir bulan ini mempertegas kedalaman aliansi strategis kedua negara di tengah krisis kemanusiaan yang masih berlangsung di Gaza.

Analisis mengenai penegakan hukum imigrasi ini didasarkan pada laporan resmi Departemen Investigasi Kriminal Kepolisian India dan pernyataan diplomatik yang dirilis pada 4 Februari 2026.

Tinggalkan komentar