Militer.or.id – Korps Marinir Amerika Serikat (USMC) resmi memulai penerjunan skuadron jet tempur F-35B perdananya ke luar negeri. Unit sayap marinir ketiga yang tergabung dalam Marine Fighter Attack Squadron 121 (VMFA-121) telah meninggalkan pangkalannya di Yuma, Arizona, untuk bertolak ke markas barunya di Stasiun Udara Korps Marinir AS di Iwakuni, Jepang pada hari Senin (9 Januari) kemarin.

“Transisi VMFA-121 dari pangkalan udara marinir (MCAS) Yuma ke MCAS Iwakuni menandai sebuah tonggak penting dalam kelanjutan program jet tempur siluman F-35B Joint Strike, sebagaimana Korps Marinir terus berupaya untuk memimpin pengembangan jet tempur siluman,” tulis pernyataan yang dikeluarkan oleh USMC.

Penempatan unit F-35 secara permanen di Asia tidak hanya menunjukkan komitmen Amerika Serikat untuk menjaga situasi di Asia dan meneguhkan persekutuan keamanan dengan Jepang, namun juga berfungsi sebagai penangkis dominasi Tiongkok di Asia Pasifik. Dalam tahun-tahun mendatang, kekuatan pertahanan udara Tiongkok akan menjadi semakin kuat, dan jet tempur siluman semacam F-35 akan menjadi satu-satunya alat penetrasi untuk memasuki wilayah udara Tiongkok.

Tidak hanya itu, F-35B milik Marinir AS juga akan memberi Jepang (yang ikut membeli F-35 versi lepas landas konvensional) sebuah kesempatan untuk mengoperasikannya bersama dengan pasukan AS sebelum jet tempur pesanan mereka resmi bertugas.

READ  India Bags Myanmar Torpedo Order Worth $38 Million

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here