Pindad Teken 8 MoU Strategis di Indo Defence 2018

Tank Harimau Pindad

Jakarta, Militer.or.id – PT Pindad menandatangani berbagai nota kesepahaman (memorandum of understanding / MOU) pada pameran alat pertahanan terbesar, Indo Defence 2018 Expo & Forum, pada 7-10 November 2018 di JIEXPO, Jakarta, dirilis situs PT Pindad. Penandatanganan MoU antara Pindad dengan berbagai mitra strategisnya dilaksanakan pada 7 dan 8 November 2018 di Hall D JIEXPO, meliputi:

1.MoU Pindad Dengan Rohde Schwarz (Jerman)

Pindad juga menjalin Kerjasama dengan Rohde Schwarz di bidang Perawatan dan perbaikan untuk SDTR/M3TR radio taktis R&S, National Waveform Development dan interoperabilitas, Implementasi kriptologi local untuk jaringan radio taktis, Integrasi vehicular radio taktis SDTR/M3TR R&S dengan Pindad, Sistem kendaraan untuk pasar domestik dan ekspor, Kerja sama untuk percobaan, demo dan eksibisi serta Kegiatan-kegiatan umum pemasaran dan penjualan proyek pelanggan yang disepakati bersama.

HARUS BACA :  Lockheed Terima Kontrak Pengembangan JASSM-XR

2.MoU Pindad Dengan Hariff Daya Tunggal Engineering

Pindad menjalin kerjasama dengan Hariff Daya Tunggal Engineering untuk memanfaatkan kompetensi masing-masing perusahaan :

a) Pihak Integrasi sistem ICCS/BMS HARIFF di produk ranpur dan rantis PINDAD

b) Integrasi sistem ICCS/BMS HARIFF di produk artileri dan mortar PINDAD

HARUS BACA :  TNI dan Tentera Diraja Malaysia Patroli Bersama

3.MoU Pindad Dengan CMI Defence (Belgia)

Penguatan kerja sama strategis antara Pindad dengan CMI Defence untuk peningkatan kapabilitas Pindad sebagai mitra CMID dalam manufaktur sistem senjata turret dengan training ahli dan peningkatan kandungan lokal supplier-supplier di Indonesia dalam rangka menjadikan Pindad sebagai supply HUB turret CMID dan kerja sama memajukan potensi ekspor.

4.MoU Pindad Dengan UNISAT Consortium

Pindad menjajaki diskusi untuk rencana pembangunan produksi Brass Cup (komponen amunisi) di Indonesia. Brass Cup apalah produk yang diimpor dari Korea Selatan, dan harapan MoU ke depannya adalah apabila Pindad dapat memiliki pabrik manufaktur Brass Cup, maka dapat mengurangi ketergantungan impor bahan amunisi / tercipta kemandirian nasional.

HARUS BACA :  Batalyon Arhanud Marinir Latihan Dasar Penembakan dengan BVP-2

5.Penandatanganan Piagam KCR PT PAL

Pindad bersama sejumlah institusi menandatangani MOU tentang Piagam Komitmen Industri Lokal pada Pembangunan Kapal Perang. Piagam menyatakan komitmen mendukung penuh dan bersinergi dengan para pihak untuk pembangunan Kapal Perang yang dibangun oleh PT PAL INDONESIA (Persero). Pada momen ini, Direktur Utama PT PAL Indonesia (Persero) menandatangani kesepahaman dengan Direksi PT Barata Indonesia (Persero), PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, PT Pindad (Persero), PT Len Industri (Persero), PT Aicool, PT Jaya Indah Enggal Mandiri, PT KSB Indonesia, PT Hempel Indonesia, PT Karya Pangestu, PT Purnomo Teknik, PT Teknik Tadakara Sumberkarya, serta PT Surabaya Marine.

HARUS BACA :  Ada Komunikasi Belum Tuntas Antara TNI-BIN
HARUS BACA :  Airbus Operasikan Pabrik Perakitan A-330 di China

6.MoU Pindad Dengan PCO (Polandia)

Kerjasama penggunaan Laser Warning System milik PCO untuk platform Pindad, salah satunya yang telah terpasang saat ini di Medium Tank dan komitmen Transfer of Technology (ToT).

7.MoU Pindad Dengan Doosan

Pindad menjajaki kerja sama dan diskusi untuk pengembangan power plant dan heavy equipment menggunakan mesin dari Doosan.

8.MoU PT Pindad Enjiniring Indonesia/PT PEI (anak perusahaan Pindad) Dengan Chaiseri Metal & Ruber Co., LTD (Thailand)

PT PEI menjalin kerjasama dengan Chaiseri terkait penyediaan produk dan jasa, penyediaan teknologi, alih teknologi terkait berbagai produk dan jasa militer, seperti: Kendaraan Khusus, parts kendaraan tempur, persenjataan, perawatan perbaikan dan overhaul.

Kami sangat menghargai pendapat anda. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah ini? Tuliskanlah komentar anda di form komentar di bagian bawah halaman ini.

Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here