Banyak Utang, Apa Rusia Akan Jual Produsen Tank Uralvagonzavod?

Militer.or.id – Banyak Utang, Apa Rusia Akan Jual Produsen Tank Uralvagonzavod?.

Tank T-14 Armata saat latihan parade. © Vladimir Astapkovich

Militer.or.id – Perusahaan yang membuat mesin perang T-14 Armata kabarnya akan mencari investor swasta supaya bisa menghapus utang besar mereka, seperti dilansir dari laman Russia Beyond. (15/1/2018)

Interfax pada 8 Januari melaporkan bahwa perusahaan Uralvagonzavod, yang dimiliki oleh perusahaan negara Rusia Rostec akan dijual sebahagian ke investor swasta dalam beberapa tahun mendatang. Perusahaan tersebut adalah pembuat tank terbaik Rusia, yaitu T-14 Armata.

Diperkirakan perusahaan tersebut bersedia untuk menjual hingga 49 persen sahamnya. Produsen senjata Kalashnikov Concern dari Rusia dikabarkan tertarik, meskipun mereka menyangkal hal ini. Selain membuat tank untuk militer, Uralvagonzavod juga membuat kereta untuk transportasi umum.

“Tidak ada unit militer yang akan dijual kepada investor asing. Tetapi jika keadaan memburuk, perusahaan itu mungkin akan membagi dua antara produksi militer dan sipil, dan menjual yang sipil seperti yang dilakukan Sukhoi (produsen pesawat Rusia). Kendaraan sipil ini bisa dijual kepada perusahaan non-Rusia”, menurut analis militer Viktor Litovkin kepada Russia Beyond.

Sejarah Singkat

HARUS BACA :  Turki Akan Bebaskan Wilayah Timur Sungai Eufrat dari Kurdi Dukungan AS – Militer.or.id
HARUS BACA :  Jepang Pesan Radar E-2D Hawkeye Northrop Grumman

Privatisasi satu-satunya produsen tank Rusia itu telah direncanakan sejak 2016 silam. Saat itu, manajemen perusahaan siap menjual 25 persen saham perusahaan.

Namun, hal tersebut batal terjadi ketika Presiden Rusia Vladimir Putin menandatangani sebuah keputusan untuk mentransfer 100 persen saham perusahaan itu kepada Rostec (mengkonsolidasikan perusahaan strategis yang bangkrut atau hampir bangkrut).

Pada bulan Maret 2017, Uralvagonzavod mendapatkan seorang CEO baru, Alexander Potapov, mantan Wakil Menperindag Rusia. Menyusul pengangkatan ini, Wakil Perdana Menteri Rusia Dmitry Rogozin mengatakan bahwa transfer Uralvagonzavod ke Rostec dilakukan untuk memperbaiki situasi keuangan dan menghapuskan hutang yang telah mencapai $ 3,5 miliar pada pertengahan 2016.

HARUS BACA :  Senator Rusia Bahas Pertahanan Udara Efektif Suriah
HARUS BACA :  Satgas Yonif PR 501 Terima Kunjungan Papua New Giunea Defense Force

Apa yang Terjadi?

Sebuah sumber militer mengatakan kepada Russia Beyond bahwa pihak Rostec belum mampu menghapus hutang besar Uralvagonzavod, dan bahwa pesanan tank T-14 oleh militer dan penciptaan Terminator T-15 direncanakan untuk dapat memperbaiki nasib Uralvagonzavod pada tahun 2025.

“Masih belum cukup untuk mengembalikan perusahaan Uralvagonzavod ke jalur semula”, kata sumber tersebut.

Litovkin menambahkan bahwa masih dirundingkan apakah perusahaan itu akan dapat memodernisasi fasilitas pabriknya yang usang untuk menyerahkan tank T-14 Armata ke militer. Dan jika ternyata pabrik tidak mampu mengatasinya, pertanyaan mengenai saham dan pembiayaan akan muncul kembali.

HARUS BACA :  Pentagon Ijinkan Jepang Beli 32 Unit AIM-120C

Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here