Prototype Radar AESA Jet Tempur KFX Siap Diuji Coba

Prototype Radar AESA Jet Tempur KFX Siap Diuji Coba

Militer.or.id – Prototype Radar AESA Jet Tempur KFX Siap Diuji Coba.

Desain Jet Tempur KFX (Yonhap)

Seoul – Perakitan prototype jet tempur modern KFX/IFX terus dilakukan di Korea Selatan. Cobham Mission Systems yang berbasis di Wimborne, Inggris, tanggal 22/8/2017 mendapatkan kontrak senilai £ 7 juta dari Korean Aerospace Industries Ltd (KAI) untuk menyediakan peralatan pengangkut senjata dan pelepasannya untuk pesawat tempur multi fungsi generasi masa depan KF-X.

Cobham akan mengirimkan sejumlah unit Peluncur Rudal / Missile Eject Launcher (MEL) ke KAI pada tahun 2020 untuk pesawat tempur KF-X, yang ditargetkan mulai beroperasi pada tahun 2025. Alat ini aadalah long stroke ejection system yang sangat kuat yang memungkinkan pengangkutan dan pelepasan rudal udara-ke-udara jenis Meteor atau AMRAAM tanpa perubahan peran”, ujar Vice President, GM dari Cobham Mission Systems Wimborne, Ken Kota.

Missile Eject Launcher untuk KFX (Cobham.com)

Bersamaan dengan itu Korea Selatan menargetkan dapat menyelesaikan rancangan jet tempur canggih ini pada paruh pertama tahun 2018, dengan tugas utama lainnya yang sedang berjalan dengan baik, yakni pengembangan sistem radar AESA di proyek KF-X, ujar wakil DAPA, Korea Selatan beberapa waktu lalu.

Korea Selatan menjalankan rencana pembuatan pesawat ini di tahun 2000-an untuk menggantikan armada jet F-4 dan F-5 yang telah menua, dan secara resmi meluncurkan program jet tempur KF-X senilai US $ 7,7 miliar pada awal 2016. Indonesia merupakan mitra, berbagi 20 persen dari total biaya.

Lembaga Program Akuisisi Pertahanan Korea Selatan (DAPA) bertujuan untuk menyelesaikan pengembangan pesawat terbang pada tahun 2026 dan dilanjutkan dua tahun operasi uji kemampuan. Korea Selatan berencana mendapatkan sekitar 120 pesawat tempur KF-X.

“Kami sedang mengerjakan desain bentuk dan akan selesai pada Juni 2018,” kata seorang pejabat DAPA. “Ini akan menjadi final, ada sedikit kemungkinan perubahan”, ujarnya dikutip Yonhap, 13/7/2017.

Kini Korea Selatan juga berfokus pada pengembangan radar AESA buatan dalam negeri, elemen inti untuk jet tempur stealth generasi 4.5 yang dibayangkan. AESA singkatan dari active electronically scanned array.

Pada tahun 2016, Badan Pembangunan Pertahanan (ADD) yang dikelola negara menandatangani kontrak dengan Hanwha Thales, sebuah perusahaan pertahanan setempat yang kemudian mengganti nama menjadi Hanwha Systems, untuk pembuatan radar. ADD memiliki kesepakatan terpisah untuk mendapatkan bantuan dari Elta Systems Israel dalam menguji prototipe-nya.

Prototype Radar AESA pesawat tempur KFX (Yonhap)

Hanwha mengatakan telah memproduksi prototipe radar pertama yang dimaksudkan untuk didemonstrasikan apakah radar itu cocok dengan pengembangan sistem jet KF-X.

Radar AESA sudah dibuat oleh Hanwha Systems yang dibantu oleh Elta Systems Israel. Sistem peluncur dan pengangkut senjata mulai disiapkan oleh Cobham Mission Systems, Wimborne, Inggris, yang mampu membawa senjata utama rudal Meteor dan AMRAAM. Kini Korea Selatan sedang berusaha melengkapi sistem senjata KFX, untuk menjadi pesawat modern dan tangguh. (Cobham.com / Yonhapnews.co.kr).

administrator
Menyebarkan berita berita <a><b>Militer Indonesia</b></a> dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *